13 Daerah Destinasi Wisata Jeram Di Erat Kota Makassar Maros Gowa Bantaeng Sinjai Sulawesi Selatan

Kota Makassar yang dulu disebut dengan Ujung Pandang memiliki banyak tempat wisata yang dipakai untuk keperluan hiburan masyarakat Makassar maupun bagi wisatawan yang berasal dari kota maupun negara lain mirip wisata budaya, wisata peninggalan sejarah, wisata pantai bahkan wisata alam . Wisata alam tersembunyi di sekitar kota terbesar ke-lima di Indonesia ini tidak kalah pamor dengan lokasi mentereng lainnya di kota kota lainnya Indonesia.Beberapa lokasi wisata terkenal Makassar yang bergaung hingga mancanegara diantaranya, mirip Pantai Losari dan Benteng Fort Rotterdam, bahkan mungkin sudah tidak gila lagi di pendengaran para wisatawan. Namun, jangan khawatir, masih banyak pantai berpasir putih, riam menggemuruh, dan bukit serta pegunungan memukau yang siap menyambut Anda dikala traveling ke Kota Makassar. cek langsung 13 Daerah Destinasi Wisata Jeram Di Erat Kota Makassar Maros Gowa Bantaeng Sinjai Sulawesi Selatan
Pada artikel kali ini khanjadi blog akan membuatkan tempat wisata riam di bersahabat Kota Makassar, sebagai alternatif wisata dikala berkunjung di kota ini silahkan disimak selengkapnya :

1. Air Terjun Bantimurung

 

 

Obyek wisata riam Bantimurung ini terletak di Kota Maros , kurang lebih berjarak 140 Km dari Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan. dan sanggup ditempuh dengan kendaraan umum. Keistimewaan daerah ini yaitu mandi dibawah kucuran pribadi air terjun, diatas kerikil raksasa sambil bersilancar memakai pelampung meluncur kebagian bak permandian alam dibawahnya, Anda sanggup juga mandi dibeberapa bak buatan sumber mata air alam pegunungan yang sangat sejuk.
Menuju ke sumber riam kira-kira 100 meter melalui pinggiran tebing gunung  dengan tangga-tangga kerikil , mandi dan berenang disumber riam ini bagaikan mandi dikolam alam raksasa dengan diding tebing gunung ,disekitarnya pepohonan yang rindang menghijau diselingi kicauan burung dan bunyi ayam hutan, sesekali terdengar sahutan monyet-monyet Bantimurung dari kejauhan.

 

2. Air Terjun Cinta

 

 

Air terjun Cinta berada di desa Bengo kecamatan Manuju kabupaten gowa, sekitar 60-90 menit dari Makassar. tempat ini menyuguhkan pandangan yang sangat indah dan keren. Untuk mencapai lokasi semoga tidak tersesat, usahakan ditemani oleh seseorang yang sudah pernah kesini sebelumnya atau banyak bertanya ke orang orang sekitar.Selain riam CInta ada juga riam lainnya di lokasi ini mirip riam pelangi, riam passimbung dan riam Tompo Te’ba yang tidak kalah indahnya.

 

3. Air Terjun Takapala /Malino

 

 

Air terjun Takapala berada di di Desa Bulu’tana Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa. Letaknya kurang lebih 5 Km dari perkebunan teh Malino Highland.Air Terjun Takapala merupakan salah satu dari dua riam yang dimiliki Malino. Air Terjun Takapala mempunyai ketinggian 100 meter dengan debit air  cukup besar yang sanggup menciptakan kabut sekitar 20 meter, sehingga jangan heran kalau kau sanggup melihat cahaya mirip pelangi di riam ini. Dan di sekeliling riam terdapat tebing curam dengan corak unik yang menciptakan kesan riam ini nampak masih alami.Untuk menikmati pemandangan riam lebih bersahabat dan natural, para pengunjung bisa menaiki bukit kerikil yang dikenal dengan  1000 anak tangga untuk memudahkan pengunjung melihat dari bersahabat riam Takapala. Tak lengkap tampaknya kalau hanya tiba untuk melihat-lihat pemandangannya, kau bisa menikmati segarnya riam dengan mandi di dasar riam Takapala. Untuk mendapatkan pengalaman lebih, cobalah mencari goa yang berada dibalik air terjunnya, kau akan menemukan sesuatu yang unik.

 

4. Air Terjun Lacolla

 

 

Air Terjun Lacolla berada di Desa Malaka, Kecamatan Cenrana, Kab. Maros. Air terjun ini mirip dengan  Air Terjun Parangloe di Kab. Gowa. Sekitar dua jam perjalanan motor bisa ditempuh dari sentra Kota Makassar. Air terjun  ini katanya bersahabat dengan bukit yang berjulukan Bukit Kanari yang tidak mengecewakan menarik untuk dijadikan destinasi selanjutnya. Bagi yang mengendarai mobil, sayangnya tempat parkirnya nggak sedekat dengan lokasi parkir motor. Parkir motor bisa lebih bersahabat dengan lokasi air terjun. Tapi ingat, perlu kehati-hatian untuk menjangkaunya. Jalanan menuju parkir motor agak sedikit ekstrim, terlebih kalau ekspresi dominan hujan. Licin banget dan berlumpur alasannya ialah masih berbentuk jalan tanah biasa

5. Air Terjun Parang Loe

 

 

Air terjun Parang Loe letaknya sekitar 43 km dari kota Makassar, tepatnya di kecamatan Parang Loe, kabupaten Gowa ini mempunyai keunikan tersendiri. Air terjunnya bertingkat-tingkat, tersusun dari lapisan bebatuan yang terekspos secara alami setinggi + 30 m. Dan, airnya berasal dari sebuah sungai selebar 15-20 m yang beraliran deras. Airnya jernih, adem, sekelilingnya hutan hijau, kalau membelakangi air terjun, kelihatan satu gunung di kejauhan muncul di balik pepohonan.Untuk mencapai lokasi ini sebaiknya memakai kendaraan sendiri atau sewaan, bisa kendaraan beroda empat atau motor. Di Jalan Poros Malino km 41, ambil belokan ke kiri masuk ke kompleks Kantor Dinas Kehutanan Parangloe. Parkir kendaran di sana dan dari pintu gerbang kantor dinas ada sebuah jalan berbatu yang cukup luas untuk dilalui. Namun jalan ini sulit dilalui pada ekspresi dominan hujan alasannya ialah sebagian jalannya tergenang air dan sisanya bebatuan. Dari sini, mulailah berjalan kaki masuk ke hutan kira kira 2 km dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Jalan menuju lokasi ini masih tanah, berbatu, dan turun naik tidak bisa ditempuh oleh kendaraan biasa, kecuali kendaraan offroad. Belum cukup hingga di situ, untuk mencapai pangkal sungai di mana ada air terjunnya, kita mesti melewati jalur yang cukup curam dengan kemiringan 30-45 derajat dan bersemak-semak.

6. Air Terjun Biroro

 

 

Air terjun Biroro ini terletak di desa Biroro kelurahan Bontolerung, Kecamatan Tinggi Moncong, kabupaten Gowa. Jaraknya sekitar 2 KM dari kota Malino. Jalan menuju ke daerah ini tidak mengecewakan sulit alasannya ialah jalan masuk jalan yang banyak tanjakan dan turunan serta kondisi jalan yang masih berlubang sehingga mesti hati-hati kalau berkendara ke tempat ini.Jarak riam dari jalan masuk jalan sekitar 200 meter. Kita mesti berjalan kaki untuk menuju lokasi air terjun. Dalam perjalanan itu kita akan disuguhi oleh hamparan persawahan yang luas yang bertingkat-tingkat. Panorama di tempat ini sungguh indah. Setelah itu kita akan menuruni jalan setapak yang berbatu-batu dan melewati jembatan bambu. Disekitar daerah ini tumbuh tinggi subur bambu-bambu dengan ukuran yang cukup besar.

7. Air Terjun Bissappu

 

 

Air terjun di Dusun Bissappu, Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng. Air Terjun Bissapu cukup membayar Rp 5.000 untuk orang cukup umur dan Rp 3.000 untuk anak-anak. Air terjun setinggi 85 meter itu memberi kepuasan kepada setiap pengunjungnya.Dikelilingi pepohonan yang masih asri serta suasana yang hening hanya bunyi gemuruh air yang terdengar hingga jarak 300 meter. Lokasi ini berjarak tempuh dari Kota Bantaeng sekitar 5 km dengan usang perjalanan sekitar 15 menit.

 

8. Air Terjun Lembanna

 

 

Air Terjun Lembanna berlokasi di  daerah Desa Lembanna, Kabupaten Gowa. Kawasan Gowa memang terkenal dengan objek wisatanya alasannya ialah letaknya di pegunungan.Air terjun yang berlokasi di lereng Gunung Bawakaraengini  biasanya sering dijadikan sebagai tujuan selesai dikala pendakian. Ini ialah salah satu lokasi peristirahatan para pendaki untuk melepas lelah, mengisi perbekalan air, hingga mandi.Untuk mencapai lokasi wisata Air Terjun Lembanna,  pengunjung sanggup mengambil rute menuju puncak Bawakaraeng dan berakhir di Desa Lembanna. Namun bagi Anda yang sedang tidak dalam pendakian, Anda bisa lanngung menuju ke Desa Lembanna. Saat menjumpai jalur pendakian, ambil arah kiri dan riam akan segera menyapa.Untuk memasuki daerah ini, Anda tidak akan dipungut biaya apapun. Anda juga bisa berkemah atau menginap di tempat-tempat penginapan yang sudah disediakan masyarakat sekitar.
Cari hotel di Makassar, pastikan di sini ya



Booking.com

9. Air Terjun Ketemu Jodoh

 

Obyek wisata Air Terjun Ketemu Jodoh berlokasi di Desa Majannang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa. Berbeda dengan riam lainnya yang hanya mempunyai satu tingkatan, Air Terjun Ketemu Jodoh ini mempunyai dua tingkatan.Konon, Air Terjun Ketemu Jodoh ditemukan pada tahun 1982 oleh laki-laki berjulukan Karaeng Bulu Takapala. Pria tersebut bermaksud bertemu perempuan manis di riam tersebut dan hingga risikonya menjadi jodoh.Dari dongeng itulah “Ketemu Jodoh” diambil untuk menamai riam yang satu ini. Untuk mencapai lokasi ini, Anda sanggup mengambil rute dari wisata Air Terjun Takapala dengan memakan waktu setengah jam saja dengan memakai mobil.Bagi Anda yang ingin menikmati pesona Air Terjun Ketemu Jodoh, tidak perlu merogoh kocek yang mahal. Hanya dengan Rp 3.000 Anda bisa memasuki daerah Air Terjun Ketemu Jodoh. Bagi Anda yang ingin menginap di daerah ini, varian penginapan pun disediakan tidak jauh dari lokasi. Harganya pun bermacam-macam dimulai dari Rp 150.000 per malam.

 

10. Air Terjun Lembang Saukang

 

 

Selain Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai juga memperlihatkan aneka macam ragam destinasi alam. Salah satu destinasi faforitnya ialah Air Terjun Saukang Lembang yang berlokasi di Desa Saukang, Kabupaten Sinjai. Untuk mencapai lokasi riam ini, Anda perlu menempuh kurang lebih 45 menit dari arah kota Sinjai menuju Desa Saukang.Air Terjun Saukang Lembang dulu mempunyai struktur bebatuan yang mirip tujuh tingkatan, sehingga guyuran air yang dihasilkan dari batuan tersebut menyajikan keindahan tersendiri. Namun terkait pasca banjir bandang yang menimpa Kabupaten Sinjai di tahun 2006 silam, sekarang struktur bebatuan tersebut menyisakan kurang lebih tiga tingkatan saja. Akibat perubahan struktur bebatuan pasca tragedi tersebut,  riam yang dulu berjulukan “Tujuh Tingkat” sekarang berganti nama menjadi Air Terjun Saukang Lembang.Untuk memasuki daerah obyek wisata Air Terjun Saukan Lembang, pengunjung dikenakan biaya parkir sebesar Rp 3.000 bagi para pengendara motor dan Rp 10.000 untuk para pengendara mobil.

 

11. Air Terjun Maddengge

 

 

Air Terjun Maddegge berlokasi di Desa Pattiro Deceng, Kecamatan Camba, Maros. Jarak dari Air Terjun Bantimurung terpaut sekitar 40 kilometer, melintasi daerah Cagar Alam Karaenta menuju Kabupaten Bone.. Di obyek wisata satu ini, Anda sanggup menikmati idahnya riam dari selah-selah tebing yang mengapit riam ini.
Untuk memasuki daerah ini, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya untuk parkir kendaraan Anda. Lokasi Air Terjun Madengge sanggup ditempuh melalui arah menuju Kecamatan Camba. Jika dari Kota Maros, Anda perlu menempuh kurang lebih satu jam perjalanan dan dilanjutkan dengan jalan kaki selama 10 menit dari parkiran menuju Air Terjun Madengge.

 

12. Air Terjun Tujua

 

 

Air Terjun Tujua yang terletak di Dusun Tompobulu, Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros. Untuk menuju jeram tujua anda harus berada di kabupaten maros, jikalau anda ingin pergi bersama sebaiknya anda memilih meeting point, nah meeting point yang paling cocok untuk berkumpul yaitu di depan salah satu minimarket (alfamart) di daerah carangki, kecamatan tanralili, letaknya tepat di sudut pertigaan jalan.Dari meeting point ini anda harus belok kanan, menuju daerah pucak, tompobulu anda bisa lewat jalan poros untuk ke pucak, bisa juga anda lewat jalur menuju bendungan lekopancing yang pada pada dasarnya anda harus menuju daerah pucak. Diperjalanan anda akan melewati jembatan gantung yang cukup ekstrim dan terkenal di daerah tompobulu. Selepas itu silahkan lanjut perjalanan ke desa tompobulu. Sesampainya di susukan ke air terjun, anda akan dipaksa melewati jalan berbatu yang belum baik dengan motor anda, kira kira 10 menit hingga mendapatkan tempat parkir untuk motor anda.

13. Air Terjun Tesesse

Air terjun Tassese berada di desa Taseses yang berbatasan dengan desa Tassimbungan. Air terjun berada di lembah Kaki gunung bawakaraeng yang sanggup diakses dari gowa kemudian belok kanan di pertigaan bendungan bili-bili. Perjalan sekitar 40 km dari kabupaten gowa dengan rute perjalana yang terjal namun jalanan sudah diaspak mulus. Anda hanya perlu mencari batas desa Tasese dan Desa Tassimbungan yang sanggup diakses dari samping jembatan perbatasan desa tersebut. Sebuah sungai kecil dengan ketinggian air 15 cm meter harus disusuri terlbih dahulu sebelum risikonya naik ke jalanan tanah sekitar 30 menit. Setelah itu anda kan mendapati riam dengan ketinggian 30 meter dan bentuk pemikiran halus mirip riam kelambu. Sama mirip riam lainnya, di daerah ini tidak ada pungutan retribusi dan perawatan alasannya ialah masih sunyi dari kunjungan orang yang berwisata.
Demikian ulasan mengenai 13 Daerah Destinasi Wisata Jeram Di Erat Kota Makassar Maros Gowa Bantaeng Sinjai Sulawesi Selatan