SHOPPING CART

close

8 Tips Tracking Gunung Walaupun Sedang Berpuasa

Booking.com

Mendaki adalah kegiatan yang memerlukan tenaga yang fit dan bugar, banyak orang yang memilih kegiatan ini karena hobi dan ingin melihat alam lepas dari ketinggian adalah sesuatu yang berharga yang Tuhan berikan. Namun bagaimana jika ingin tetap mendaki pada saat bulan puasa, wah ini akan menjadi tantangan sendiri bagi anda yang hobi tracking. simak 8 tips tracking gunung walupun sedang berpuasa .

8 Tips Tracking Gunung Walaupun Sedang Berpuasa foto:jejakpendaki.web.id

Dengan mengikuti tips di bawah mudah -mudahan dapat membantu anda melakukan 2 aktivitas langsung yakni berpuasa dan mendaki gunung, biar tidak penasaran langsung folow tips tracking gunung di bawah .

 

8 Tips Tracking Gunung Walaupun Sedang Berpuasa

1. Pilih Gunung yang Memiliki Jalur Ringan

Saat puasa tentunya stamina badan sedikit menurun, jangan memaksakan diri untuk mendaki di gunung yang mempunyai jalur cukup ekstrim dan menguras banyak tenaga, menyerupai gunung Slamet, Sindoro, bromo hingga Rinjani.

Sebagai gantinya kau sanggup mendaki di gunung yang mempunyai jalur ringan menyerupai gunung Andong, gunung Prau, Ungaran dan lainnya, walaupun gunung Andong juga mempunyai jalur yang cukup menciptakan kaki kita capek namun pendakiannya tidak terlalu memakan waktu, jadi kau mempunyai lebih banyak waktu untuk istirahat.

2. Mendakilah Saat Malam Atau Sore Hari

Apabila biasanya kau mendaki di siang hari, kini saatnya kau mulai mencoba mendaki di malam hari, kalau kau sudah menentukan gunung yang sempurna dengan jalur cukup ringan kau sanggup mendaki di malam hari sesudah shalat tarawih.

Ini biar badan tidak terlalu lelah alasannya yaitu terik matahari di dikala siang akan menguras tenagamu dan menjadikanmu sangat haus, tidak ada salahnya kok mendaki di malam hari, atau dari dini hari ke pagi hari.

3. Gunakan Penutup Kepala

Apabila kau terpaksa mendaki di siang hari, jangan lupa membawa epilog kepala menyerupai topi atau buff biar terhindar dari teriknya sinar matahari secara pribadi yang sanggup menyebabkanmu dehidrasi.

Karena perlu diperhatikan, kehilangan cairan tubuh merupakan tanda-tanda yang cukup berat untuk ditahan apabila tidak segera diatasi maka tenagamu akan pribadi drop, nah, dengan adanya penutup kepala perjalananmu akan sedikit lebih ringan dan terlindungi

4. Bawalah Perbekalan Secukupnya

Bawalah peralatan secukupnya saja, jangan memberatkan tubuhmu dengan tas yang terisi penuh dengan barang-barang yang bergotong-royong sanggup kau tinggal, disarankan untuk membawa peralatan yang mempunyai fungsi ganda menyerupai jaket anti air dan angin, pisau lipat, dan pakaian cepat kering.

5. Pilihlah Teman yang Mendukung

Poin ini cukup penting biar puasamu tetap terjaga dan tidak terpengaruhi oleh sesuatu yang sanggup membatalkan puasamu, pilihlah rekan pendakian yang mendukung ibadah puasamu dengan menentukan yang seiman atau berbeda kepercayaan juga tidak problem asal mereka mau menghormati ibadah puasamu.

6. Jaga Asupan Gizi dan Nutrisimu

Tips ini juga tak kalah penting, kalau biasanya kau mendaki gunung dengan membawa logistik menyerupai mie instan, kini saatnya kau beralih ke masakan yang lebih bergizi.

Pastikan kau membawa masakan yang mempunyai karbohidrat dan protein menyerupai telur, sosis atau daging. Memang mie instan tidak dilarang, namun tidak dianjurkan untuk perbekalan mendaki, apalagi kalau mendaki di bulan Ramadhan, jadi sayangi tubuhmu ya.

7. Mendakilah Disaat Tubuh Sudah Beradaptasi

Kamu sanggup mendaki sesudah tubuhmu sudah menyesuaikan diri dengan puasa, jangan buru-buru mendaki di hari pertama puasa, sanggup jadi tubuhmu akan drop dan kaget alasannya yaitu belum terbiasa mendaki tanpa memberi asupan masakan dan minuman.

Kaprikornus sebelum mendaki, kau sanggup berolahraga ringan terlebih dahulu menyerupai jogging dan bersepeda, nah sesudah badan sudah beradaptasi, maka kau sanggup mulai mendaki dengan mengikuti tips diatas.

 


Bulatkan tekad saat tracking Gunung . Foto : pinterest.com

 

8. Bulatkan Tekad

Dari semua tips diatas, inilah yang paling penting, percuma saja kau menerapkan tips-tips tadi kalau dari rumah kau tidak membulatkan tekad untuk mendaki sambil berpuasa.

Bagaimanapun berpuasa di bulan Ramadahan itu wajib bagi umat muslim, jadi jangan alasannya yaitu mendaki gunung kau membatalkan puasa ya guys. Dengan di mulai dari diri sendiri terlebih dahulu, bersemangat dan bulatkan tekad bahwa kamu bisa melakukan pendakian meskipun masih berpuasa. Mencari tips traveling lainnya, baca tips traveling ke luar negeri

Demikian ulasan mengenai 8 Tips Tracking Gunung Walaupun Sedang Berpuasa , semoga selalu bermanfaat ya. Selamat liburan!

Tags:
Share