close
Promo Hotel Murah

SHOPPING CART

close

Alasan setiap hotel tidak menyediakan bantal guling

Alasan setiap hotel tidak menyediakan bantal guling

Mungkin banyak yang tidak menyadari mengapa di kamar-kamar hotel jarang sekali ada guling yang disediakan di tempat tidur. Coba perhatikan dengan seksama, apa kamu menemukan guling? Apalagi di hotel berbintang, sulit sekali menemukan guling di kamar hotelnya

Siapa yang tidurnya selalu di temani dengan guling, coba angkat tangannya, termasuk aku ya! tapi tahu gak kalau menginap di hotel itu kalian tidak akan menemukan yang namanya bantal guling. jadi kenapa bisa begitu ya ?

Padahal bagi sebagian orang Indonesia, tidur menggunakan guling akan membuat lebih nyenyak. Guling adalah semacam teman tidur yang wajib ada di kasur, termasuk kasur hotel sekalipun. Selain membuat nyaman, bantal guling juga bisa untuk meningkatkan kualitas tidur dan melancarkan peredaran darah loh

Baca : Siap-siap Bandara International Bali dibuka Oktober 2021, Simak syarat-syarat utamanya

Jadi ini alasan setiap hotel tidak menyediakan bantal guling

  1. Guling tidak higienis.

Guling bisa menyebarkan berbagai penyakit. Bayangkan saja tamu-tamu hotel datang dari bermacam-macam kalangan. Berbeda dengan bantal yang cuma dipakai di kepala, guling bisa dipeluk atau dimain-mainkan, apalagi banyak juga tamu yang tidur dengan tanpa mengenakan busana. Gesekan antara kulit manusia yang bermacam-macam itulah yang menjadi sumber penyakit. inilah kenapa bantal guling itu sering dibilang kurang bersih atau tidak higines

  1. Tamu luar negri tidak mengenal apa itu guling.

Hotel berbintang sering kedatangan tamu asing dari berbagai negara untuk menginap. Para turis asing ini mayoritas tidak tahu apa itu guling. Jika para tamu luarnegeri ini tidak tahu apa itu guling, jadi untuk apa disediakan dan ini hanya akan menambah biaya opersional saja

  1. Tamu yang menginap di hotel biasa adalah pasangan.

Hotel identik sebagai tempat menginap pasangan suami istri. Jika ada pasangan yang bisa dipeluk, kenapa harus menyediakan bantal guling? Selain itu, keberadaan guling hanya akan memenuhi tempat tidur dan mempersempit ruang gerak pada saat tidur saja

  1. Sejarah guling di Indonesia berawal dari datangnya tentara Belanda

Kiblat hotel dunia datang dari Barat. Guling ada di Indonesia ketika Belanda menjajah Indonesia dahulu kala. Tentara Belanda yang dikirim ke Indonesia harus tinggal selama 1-3 tahun dan meninggalkan istri serta keluarganya di Belanda.

Para tentara pun mencari gundik atau Nyai yang bisa menemani mereka tidur. Tapi tidak semua demikian. Ada pula yang membuat semacam ‘teman tidur’ yang bisa dipeluk. Akhirnya lahirlah guling yang sering disebut juga sebagai Dutch Wife yang dianggap sebagai istri para tentara dan bisa dipeluk saat tidur.

Jadi guling hanya terkenal di Belanda dan Indonesia, meski guling juga sudah dikenal di beberapa negara lain. Kiblat pembangunan hotel di Indonesia juga mengacu pada hotel-hotel di barat. Dalam service hotel ala barat, tidak dikenal adanya bantal guling. Jadi hotel di Indonesia pun juga tidak menyediakan guling. Meskipun juga ada beberapa yang menyediakan juga.

Namun sebenarnya tidak semua hotel tidak memiliki fasilitas bantal guling, beberapa hotel mungkin menyediakannya, tapi untuk untuk hotel berbintang sangat sulit untuk mendapatkan fasilitas ini. Kecuali teman-teman memang memesan jauh-jauh hari sebelum tanggal kedatangan ke hotel tersebut.

Baca : 10 Hotel Populer dekat pantai Kuta Bali

Demikian ulasan mengenai mengapa setup-an bantal guling di hotel itu tidak ada, semoga bermanfaat ya

Tags:

0 thoughts on “Alasan setiap hotel tidak menyediakan bantal guling

Leave a Reply

Your email address will not be published.