SHOPPING CART

close

Wisat Sejarah Di Tepi Utara Singapore River

Booking.com

Wisat Sejarah Di Tepi Utara Singapore River – Sebagian besar bangunan peninggalan sejarah di Singapura berada di tepi utara Singapore River. Di bawah perencanaan kota yang disusun oleh Raffles pada tahun 1822, wilayah ini dialokasikan sebagai Civic District Pemerintahan Kolonial Inggris.

Karena sebagian besar bangunan saling berdekatan satu dengan yang lainnya, maka cara terbaik untuk menjelajahi daerah ini yaitu dengan berjalan kaki atau dengan menaiki Duck Tour. Perjalanan wisata berikut ini dimulai dari Staiun MRT Raffles Place dan berakhir di Katedral St Andrew. Dibutuhkan waktu sekitar satu jam untuk melaksanakan penjalanan ini. Selain itu, Anda juga mungkin ingin melihat Boat Quay dan South Bank of Singapore River untuk memperoleh pemahaman yang terang dari sejarah sungai Singapura (Singapore river).

Bagaimana cara ke Tepi Utara Singapore River?

Untuk melihat cara pergi ke daerah ini, Anda sanggup kunjungi pada Singapore Street Map yang menampilkan peta Singapore River dan bagaimana cara menuju ke stasiun MRT Raffles Place dari seluruh wilayah di Singapura memakai bus umum atau MRT. Di Stasiun Raffles Plae, keluarlah melalui Exit G (OUB Plaza). Setelah Anda keluar dari eskalator, teruslah menuju Sungai Singapura. Belok kanan dan terus berjalan sepanjang tepi sungai dan Anda akan datang di Cavenagh Brigde (Jembatan Cavenagh). Menyeberanglah di jembatan tersebut dan Anda akan melihat bangunan kolonial pertama yaitu Asian Civilisation Museum.

Asian Civilisations Museum

Bangunan ini rampung pada tahun 1865 sebagai gedung pengadilan, kemudian dipakai sebagai  kantor pemerintahan alasannya yaitu ada relokasi pengadilan. Pada tahun 1989, bagunan ini diubah menjadi museum yang dikenal sebagai Empress Place Museum dan dibuka secara umum selama 6 tahun sebelum bermetamorfosis ibarat kini ini.

 

Arts by The River

Di belakang Asian Civilisations Museum, Anda akan menemukan dua patung sebagai ibarat gambar di bawah ini. Yang pertama dikenal sebagai From Chettiars To Financiers dan yang satunya yaitu The Great Emporium.

 

Raffles’ Landing Site

Foto di bawah yaitu foto patung Sir Stamford Raffles. Tempat ini diyakini sebagai daerah ia menginjakkan kaki pertama kali di Singapura pada 29 Januari 1819. Pendiri Singapura, Raffles, kemudian menciptakan pelabuhan di sini dan mengakibatkan Singapura sebagai satu pelabuhan tersibuk di dunia. Kunjungi Raffles Landing Site untuk melihat informasi lebih lanjut.

 

Victoria Theatre dan Victoria Concert Hall

Terletak di depan Asian Civilisation Museum, Victoria Theatre yaitu salah satu bangunan peninggalan kolonial tertua yang dibangun pada tahun 1862 sebagai balai kota. Bangunan ini bergaya arsitektur Inggris neo-classic yang terkenal di masa ke-19.

Theater ini terhubung ke Concert Hall terdekat (dibangun tahun 1905) dengan sebuah menara jam. Anda akan menemukan sebuah patung perunggu yang terletak di depan Victoria Theatre dan Concert Hall. Ini yaitu patung perunggu orisinil Stamford Raffles yang dipindahkan ke sini pada tahun 1919 dan diresmikan oeh gubernur Sir Arthur Henderson Young.

 


Baca artikel lainnya :

Amrise Hotel – Hotel Murah di Geylang Singapore


The Arts House (Gedung Parlemen Lama)

Terletak di belakang Theatre Victorial, gedung dewan legislatif usang ini dibangun pada tahun 1827 oleh Coleman dan merupakan gedung pemerintahan tertua yang ada di sini. Gedung ini dipakai sebagai gedung dewan legislatif pada tahun 1965-1999 sebelum diubah menjadi sebuah galeri seni untuk mendukung perkembangan seni lokal.

 

The Old Supreme Court Building

Gedung yang dirancang oleh Frank Dorrington Ward ini dibangun pada tahun 1939. Ini yaitu bangunan kolonial neo-klasik terakhir yang di bangkit di Singapura. Bagian depannya terlihat sangat luar biasa dilengkapi kubah besar serta patung hidup yang terletak di tengah lapangan. Luangkan waktu sejenak untuk mengagumi patung yang luar biasa ini yang dibentuk oleh Sculptor Cavalieri Rudolfo Nolli.
Kubah besar di sini bahwasanya yaitu versi miniatur dari kubah Katedral st. Paul di London.

City Hall

Berlokasi di sebelah bangunan Old Supreme Court, City Hall dibangun pada tahun 1929 dan menjadi saksi sejumlah insiden penting di Singapura. Salah satunya yaitu pernyataan Perdana Menteri pertama Singapura, Lee Kuan Yew, yang menyatakan Singapura sebagai negara independen pada tahun 9 Agustus 1965.

St. Andrew’s Cathedral

St. Andrew’s Cathedral dibangun pada tahun 1855-1857 oleh tenaga kerja narapidana. Klik di sini untuk informasi dan sejarah lebih lanjut dari Katedral St Andrew.

Itulah beberapa bangunan bersejarah yang sanggup Anda kunjungi di tepi sungai Singapura. Jika Anda masih ingin melihat-lihat keindahan kota di sepanjang sungai, Anda sanggup menelusuri sepanjang sungai dengan Singapore River Cruise.

sumber artikel: tempatwisatadisingapore2.blogspot.com

 

Demikian ulasan mengenai Wisata Sejarah Di Tepi Utara Singapore River , semoga bermanfaat ya

 

Tags:

Masukan Email Anda Di sini (Gratis)

Share