SHOPPING CART

close

Desa Tenganan, Desa Wisata Unik Dengan Adat Istiadat Yang Sangat Kental di Bali

Booking.com
Desa Tenganan, Desa Wisata Unik Dengan Adat Istiadat Yang Sangat Kental di Bali

Bali menjadi perhatian dunia karena wisatanya yang kompleks yakni dari wisata alam, sejarah, budaya dan masyarakatnya yang sangat ramah. Jika sebagian besar orang berlibur ke bali karena mencari wisata alamnya kali ini 17sekians mengajak teman -teman untuk mengenal salah satu budaya adat istiadat bali yang masih terjaga hingga hari ini. Terdapat di suatu desa yang berada di Bali timur karangasem, desa yang masih memiliki nilai budaya bali asli, simak Desa Tenganan, Desa Wisata Unik Dengan Adat Istiadat Yang Sangat Kental di Bali

Di desa Tenganan masih tersimpan warisan budaya leluhur bali yang masih terjaga dengan baik dan di lestarikan oleh penduduk desa. Desa ini tergolong desa bali aga dimana masih memegang peraturan – peraturan traditional dari nenek moyang mereka. Kenapa Desa ini sangat unik ? di karena kan perubahan teknologi begitu cepat namun itu tidak terjadi di Desa tenganan , Desa unik ini masih menerapkan peraturan baku yang di sebut “awig – awig” sejak jaman dahulu dimana jika kita mengunjungi desa wisata ini menampilkan 3 bali desa dan rumah adat istiadat yang berjejer rapi dan sama, masyarakar di sini juga tidak di perkenankan untuk menikah dengan orang di luar desa, jika ini terjadi maka sangsi adat akan di berikan yakni harus keluar dari desa, trah keturunan asli desa tenganan masih tetap di pertahanakan.

Keunikan dari Desa Wisata Tenganan Bali

1. Desa unik Tenganan Bali dalam penggunaan bahasa bali nya juga terdengar berbeda dengan bahasa bali pada umumnya, dalam pengucapannya masyarakat tenganan menggunakan bahasa bali halus dengan logat yang berakhiran a, terkesan sangat unik dan berbeda, bahasa khas lainnya adalah memanggil laki – laki di sini dengan nama “Cong” kalau bahasa bali umumnya “Gus” dan perempuan di panggil “nyi” kalau umumnya “luh”

 

Bale Agung di desa Tenganan Bali

2. Untuk bangunan – bangunan yang terdapat di desa Tenganan Bali sangat unik dan berbeda dengan desa di bali pada umumnya, jadi setiap bangunan adat di sini di buat berdasarkan fungsi yang berbeda – beda untuk kegiatan tertentu.
Bangunan atau di sebut Bale dibuat sejajar dari arah selatan sampai utara, dimana dari paling selatan adalah bernama bale agung hingga bale kulkul di sebelah utara. kemudian terdapat Bale Jineng Petemu Kelod, Bale Petemu Kelod, Bale Gambang, Bale Banjar. Kemudian Bale Jineng Nungnungan, Bale Jineng Petemu Tengah, Bale Petemu Tengah, Bale Glebeg. Lalu Bale Jineng Petemu Kaje, Bale Petemu Kaje, Wantilan, Balai Lantang, Bale Ayung. Yang berada di paling utara adalah Bale Banjar.

Baca : Hotel Murah Dekat Pura Tirta Empul Ubud Bali – Bali Eco Adventure & Retreat Center

 

3. Keunikan lain dari Desa Tenganan bali antara lain cindera matanya bernama kain Gringsing, dimana selain bertani masyarakat desa tenganan bali memiliki mata pencaharian sebagai seorang penenun dan pengrajin yang handal, hasil dari kerajinan di sini yang bisa anda beli sebagai oleh – oleh antara lain anyaman bambu, ukir – ukiran, lukisan di atas daun lontar dan kain tenun.

 

Motif kain gringsing di desa tenganan bali

Kain Gringsing menurut kepercayaan masyrakat sini mengandung nilai magis yang bisa melindungi mereka dari kekuatan jahat dan sakit. Motif dari kain gringsing tenganan adalah kain tenun dengan warna gelap dengan motif yang artistik.

Mitos mengatakan bahwa untuk kain gringsing berwarna merah terbuah dari darah yang memiliki nilai magis yang tinggi, motif kain gringsing inilah yang menjadi sangat terkenal dan membawa desa tenganan menjadi lebih di kenal di mata pariwisata dunia.

Selain itu teknik pembuatan kain tenun gringsing di sini masih tradisional dengan menggunakan double ikat, teknik ini hanya ada di sini dan satu – satunya di Indonesia.

 

4. Tradisi Mageret Pandan atau lebih dikenal dengan nama perang pandan. Tradisi unik ini hanya ada di Desa Tenganan Bali, Perang pandan di sini dilakukan oleh 2 orang pemuda yang menggunakan pandan berduri dan perisai , saling memukul dengan pandan berduri tersebut hingga terluka dan mengeluarkan darah.

 

Tradisi Perang Pandan di Desa tenganan bali

Tradisi perang pandan adalah sebuah pertunjukan yang seru dan banyak wisatawan yang mneyukainya, herannya lagi luka akibat pandan tersebut dengan mudahnya sembuh setelah di olesi dengan obat traditional dari bahan umbi – umbian. Biasanya Tradisi mageret pandan di adakan saat bulan juli guys, so di ingat ya kalau mau ke Tenganan bali saat bulan tersebut.

Mau tahu lebih banyak tentang Desa Tenganan Bali, langsung saksikan video berikut

Lokasi Desa Adat Tenganan Bali

Berada di kecamatan Manggis , kab. Karangasem Bali

Jika arah dari Kuta memakan waktu sampai 2 -2.5 jam. Anda bisa mengambil jalur jalan baypast ida bagus mantra untuk bisa menghemat waktu sampai ke karangasem bali.

Desa Tenganan Bali menjadi salah satu desa menarik yang harus anda kunjungi saat beribur ke Bali, keunikan desa ini tidak di miliki oleh desa lainnya di Bali. Adapun desa lain yang terkenal di dunia adalah Desa Penglipuran Bali. Tenganan Bali juga menyimpan banyak budaya tentang bali yang sesungguhnya. Ketenaran dari desa tenganan bali sudah mendunia dan terkenal sekali, kita patut bangga akan kekayaan wisata yang di miliki oleh Indonesia.

 

Baca artikel lainnya : 

Taman Nusa Gianyar Bali -Wisata Edukasi Bersama Keluarga di Bali

 

Demikia ulasan mengenai Desa Tenganan, Desa Wisata Unik Dengan Adat Istiadat Yang Sangat Kental di Bali, semoga selalu bermanfaat. Happy traveling!

Tags:

0 thoughts on “Desa Tenganan, Desa Wisata Unik Dengan Adat Istiadat Yang Sangat Kental di Bali

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Share