Goa Gajah adalah obyek wisata yang wajib dikunjungi di Gianyar Bali

 
Goa Gajah adalah obyek wisata yang wajib dikunjungi di Gianyar Bali
 
17sekians – Goa Gajah yaitu gua buatan yang berperan seperti tempat beribadah. Gua ini terdapat di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatu, Kabupaten Gianyar, Bali. Berjarak lebih kurang 27 km dari Denpasar. UNESCO mencatat goa ini sebagai warisan dunia dalam daftar tentatif (menanti kepastian) pada tanggal 19 Oktober 1995 dalam bagian kebudayaan, Goa Gajah adalah obyek wisata yang wajib dikunjungi di Gianyar Bali karena memiliki nilai budaya dan sejarah yang tinggi. 
Histori
 
Keterangan tentang Goa Gajah
Keterangan tentang Goa Gajah
 
Penemuan Goa Gajah bermula dari laporan petinggi Hindia Belanda, LC. Heyting pada th. 1923 yang temukan arca Ganesha, Trilingga dan arca Hariti pada pemerintah Hindia Belanda. Hal itu di tindak lanjuti oleh Dr. WF. Stuterhiem untuk mengadakan riset lanjut pada th. 1925. Pada th. 1950 Dinas Purbakala RI lewat seksi-seksi bangunan purbakala di Bali yang di pimpin oleh J. L Krijgman lakukan riset serta penggalian pada th. 1954 hingga th. 1979 serta diketemukanlah tempat petirtaan kuno dengan 6 buah patung wanita dengan pancuran air di dada serta hingga saat ini keberadaanya dapat diakui dapat memberi vibrasi penyucian aura untuk pengunjung. 
 
Pada th. 1931 Mr. Conrat Spies temukan juga peningalan yang cukup utama di komplek ” tukad pangkung ” berbentuk stupa bercabang tiga yang terpahat pada dinding batu yang sudah roboh tergeletak didasar tukad pangkung.
Goa Gajah adalah tempat suci sebagai pusat aktivitas agama Hindu serta Buddha pada saat pemerintahan Dinasti Warnadewa dari era X-XIV masehi (400 th.). Status website Goa Gajah saat ini adalah living monument berperan sebagai tempat aktivitas keagamaan (Pura) serta orang-orang menyebutnya sebagai Pura Goa.
Berdasar pada atas temuan data arkeologi yang ada di website Goa Gajah bisa dikemukakan banyak hal seperti berikut : – Dari sebagian prasasti yang sudah dikemukakan di Bali tak satupun yang mengatakan dengan cara segera nama Goa Gajah, tetapi Prasasti Songan Penambahan yang di keluarkan oleh Raja Ramaiata berangka th. 1022 masehi serta Prasasti Cempaga yang di keluarkan oleh Raja Sri Mahaguru berangka th. 1324 masehi keduanya mengatakan nama Er Gajah. Lalu Prasasti Dawan th. 1053 masehi serta Prasasti Pandak Badung th. 1071 masehi mengatakan tempat suci Antakunjarapadda (Kunjara = gajah). Sedang dalam kitab Negarakertagama th. 1365 masehi terdaftar nama Badahulu serta Lwa Gajah yakni dua tempat di Bali yang termasuk juga dalam daftar daerah yang dikuasai oleh Kerajaan Majapahit.
 
Goa Gajah yaitu Objek Wisata Di Bali Yang Pantas DiKunjungi di Gianyar Bali :
 
Goa Gajah Ubud terdapat di samping barat Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Jaraknya sekitaran 26 km dari kota Denpasar. Tempat tepatnya yaitu di pinggir jurang serta adalah pertemuan dari sungai kecil di desa itu.
 
Disangka kata Goa Gajah datang dari kata “ Lwa Gajah”, yang bermakna wihara tempat pemujaan beberapa Bhiksu umat beragama Budha. Pada lontar Negarakertagama yang disusun oleh Mpu Prapanca pada th. 1365 M, ada nama itu. Sedang kata “ Lwa “ bermakna sungai. Jadi diambil kesimpulan jadi pertapaan yang terdapat di pinggir sungai.
Dari areal parkir menuju Goa Gajah Ubud, wisatawan mesti menuruni tangga menuju Goa Gajah Ubud. Tempat ini dikelilingi pohon-pohon hijau yang rindang, hingga suasananya begitu sejuk serta asri.
Menurut petugas yang melindungi object wisata ini, pohon-pohon itu telah berumur beberapa ratus th.. Komplek Goa Gajah di Ubud keseluruhannya bisa diliat dari tangga. Sesampai dibawah bakal terdg dulunya hancur akibat gempa, juga diketemukan di sekitaran pancuran. Sedang Goa Gajah Ubud sendiri, letaknya tak jauh dari pancuran arca itu.
Pintu masuk lewat mulut goa cuma cukup untuk 1 orang. Diluarnya ada ukir – ukiran serta 2 patung penjaga. Sisi dalam goa berupa huruf T, dengan tinggi sekitaran 2 mtr. serta lebar 2 mtr.. Sisi kiri serta kanan lorong juga ada ceruk yang mungkin saja pada zaman dulu yaitu tempat bertapa. Tetapi saat ini wisatawan bisa duduk ataupun berbaring di sana. Pada ujung barat lorong ada Arca Ganesha serta ujung timur lorong ada 3 lingga.

 

Diluar itu di sekitar goa, juga ada patung petirtaan dengan tujuh patung widyadara–widyadari yang tengah memegang air suci. Keseluruhan patungnya ada tujuh, yang disebut symbol dari tujuh sungai di India, tempat kelahiran agama Hindu serta Budha.
 
Berikut adalah gambar ketika saya berkunjung ke salah satu tempat Suci ini: 
 
Disini juga terdapat pusat perbelanjaan oleh-oleh seperti patung-patung, kain atau kamen dan masih banyak lagi:
So Selamat berkunjung kesana ya…Jangan lupa karna tempat ini adalah tempat yang disucikan jadi pengunjung harus berpakaian yang sopan dan harus memakai kain untuk masuk ke area ini. Tapi jika pengujung tidak membawa pun disini disediakan tempat penyewaan kainnya.   
Demikian ulasan mengenai Goa Gajah adalah obyek wisata yang wajib dikunjungi di Gianyar Bali,  Selamat traveling !

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *