Kemenpar Akan Canangkan 100 Destinasi Digital Pada 2018, Menyerupai Apa?

Ilustrasi Pasar Baba Boentjit di Palembang (Raja/detikTravel)

Jakarta – Zaman kini semua serba digital. Kemenpar pun berencana memperbanyak adanya destinasi digital.

Soal destinasi digital ini diungkapkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata IV 2017 di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (12/12/2017).

“Yang tak biasa itu destinasi digital, yang saya harapkan dapat jadi differentiating Indonesia. Destinasi untuk kaum milenial, misalnya destinasi yang instagramable,” ujar Arief.

Destinasi digital ini dapat dibilang merupakan destinasi pariwisata yang kreatif, dapat fotogenik dikala diunggah ke media sosial. Ia menyampaikan bahwa dikala ini sudah ada 7 destinasi digital yang dicanangkan Kemenpar.

“Kita sudah menciptakan tujuh dan tujuh-tujuhnya membludak,” kata Arief.

Ketujuh daerah itu yaitu Pasar Pancingan di Lombok, Pasar Mangrove di Batam, Pasar Karetan di Semarang, Pasar Siti Nurbaya di Padang, Pasar Tahura di Lampung, Pasar Kaki Langit di Yogyakarta dan Pasar Baba Boentjit di Palembang.

“Setiap kita luncurkan selalu jadi trending topic. Ternyata memenuhi kebutuhan milenial, esteem need, kebutuhan untuk diakui,” tuturnya.

Dalam paparannya, ‘kids zaman now’ itu 70% eksis di dunia maya. Saat liburan tak jarang untuk banyak foto-foto objek wisata juga kuliner, yang kemudian diunggah ke media umum ibarat Instagram. Dengan foto yang diunggah ke media sosial, dapat jadi cara menyebarkan informasi soal keindahan atau keunikan suatu destinasi.

“Kalau kita berhasil, semakin digital semakin global. Kita harapkan destinasi digital ini akan mengglobal. Tahun depan kita akan menciptakan 100 destinasi digital,” kata Arief.

 

Baca atikel lainnya : 

Rahasia Di Balik Bangunan-Bangunan Prancis Yang Keren

“Bagi bawah umur muda, terutama Genpi silakan untuk menciptakan destinasi digital dan ini akan sangat elok menghidupkan suatu area tertentu, dan dapat dipasarkan ke luar,” imbuhnya.