Mau Pacu Adrenalin? Coba Jalur Off-Road Pegunungan Maros Ini

Off-road di Maros, Sulawesi Selatan (Mohammad Bakrie/detikTravel)

Maros – Bagi traveler pecinta wisata ekstrim, beberapa lokasi pegunungan di Maros, Sulawesi Selatan ini wajib dikunjungi ketika Jalur Off-Road Pegunungan Maros. Dijamin, adrenalin Anda akan terpacu ketika melaluinya.

Dengan memakai kendaraan beroda empat off-road atau motor cross, traveler akan ‘menantang maut’ di lintasan bebatuan cadas dan anutan sungai yang deras.
Jalur pertama, ada di kecamatan Camba, tepatnya di Desa Baji Pammai menuju lokasi wisata perbukitan puncak Kenari. Meski jalur ini terbilang pendek, namun sangat menantang.

“Start awal, kita melintasi sungai dulu, kemudian masuk ke jalur lembah perbukitan Kenari. Di situ kita akan menanjak terus dengan jalur bebatuan dan lumpur,” kata ketua Tomaru Jeep, Andi Aco.

Jalur ini dipilih sebagai salah satu kawasan vaforit sebab sanggup ditempuh dalam satu hari saja. Saat berada di puncak, peluh berkendara akan hilang dengan pemandangan alam yang memukau di puncak bukti Kenari.

“Serunya, sebab puncak lintasan ini yaitu bukit wisata. Ada bukit Kenari, Maddinra dan bukit pembuangan jomblo,” sebutnya.

Mau Pacu Adrenalin? Coba Jalur Pegunungan Maros IniFoto: Mohammad Bakrie/detikTravel

Nah untuk jalur yang panjang, traveler sanggup menentukan jalur dari kecamatan Tompobulu menuju Malino, Kabupaten Gowa. Jalur ini juga tidak kalah cadasnya dengan jalur yang ada di Camba.

Di sepanjang lintasan, traveler akan dibentuk terpukau dengan pemandangan alam yang masih sangat asri. Bahkan, beberapa gerojokan juga sanggup disinggahi untuk mandi atau beristirahat.

“Di jalur ini ada beberapa gerojokan yang kita sanggup singgahi. Semuanya masih sangat alami sebab belum termasuk objek wisata. Lintasan ini ditempuh sanggup sehari semalam,” paparnya.

Mau Pacu Adrenalin? Coba Jalur Pegunungan Maros IniFoto: Mohammad Bakrie/detikTravel

Jalur ini memang dipakai oleh warga lokal sebagai kanal yang dilalui dengan berjalan kaki. Jalur tanjakannya yang sangat terjal, terkadang menciptakan kendaraan beroda empat dan motor terpaksa diderek.

Selain itu, beberapa anutan sungai juga harus dilalui. Jika trend hujan ibarat ini, air sungai sangat deras sampai sangat sulit dilewati. Butuh keahlian khusus biar kendaraan yang dibawa sanggup melintas dengan selamat.

“Jika kita tidak lihai, yah sanggup terseret arus yang deras. Makanya butuh kehati-hatian dan skil khusus menyebrangi sungai itu,” ujarnya.

 

Baca artikel lainnya : 

Panorama Alam Objek Wisata Bedugul Yang Eksotis di Bali

 

Di ujung jalur ini, traveler sudah berada di wilayah Malino, kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Di sini perjalanan sanggup dilanjutkan ke arah kaki gunung Bawa Karaeng, salah satu gunung tertinggi di Pulau Sulawesi.