SHOPPING CART

close

Berwisata dan Menikmati Sensasi Gerhana Matahari Total Di Kalimantan Selatan  

Booking.com

Berwisata dan Menikmati Sensasi Gerhana Matahari Total Di Kalimantan Selatan  

 

 

Kalimantan Selatan yakni salah satu propinsi di Indonesia yang akan dilalui Gerhana Matahri Total pada 9 Maret 2017 yang akan tiba mengajak para wisatawan untuk bantu-membantu menikmati Kegelapan Sempurna Gerhana Matahari Total di sejumlah kota yang akan dilaluinya menyerupai di Amuntai, Paringin atau Tanjung.
Di kota Amuntai yang terletak di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kota Paringin di Kabupaten Balangan, Gerhana Matahari Total akan muncul pada pukul 07.24 WITA dan mencapai puncaknya pada pukul 08.31 – 08.32 WITA dan berakhir pada pukul 09.49 WITA. Sementara di Kota Tanjung di Kabupaten Tabalong, Gerhana Matahari Total akan dimulai pada pukul 07.24 WITA dan mencapai puncaknya pada pukul 08.31 – 08.33 WITA  dan akan berakhir pada pukul 09.49 WITA.
Menikmati Sensasi Gerhana Matahari Total yang bertajuk “Berburu Bayangan” ini digagas oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Kalimantan Selatan ini akan disertai dengan banyak sekali acara menyerupai Shalat Gerhana Matahari Total, penampilan seni budaya serta Wisata Kuliner serta acara pendukung lainnya menyerupai Pagelaran Musik Islami, Pengamatan GMT dan Gowes Sepeda Santai, Games Astronomic buat para pelajar, Lari Cross Country Mengejar Matahari, Pameran Kuliner dan Kerajinan.
Pada program ini panitia pelaksana juga telah menyediakan Teropong Bintang pemberian dari Kementerian Pariwisata, Sauvenir menyerupai payung dan kaos serta sarana tenda untuk mengantisipasi terjadinya hujan. 
Melalui program ini Pemerintah Kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan juga akan memperkenalkan  Destinasi Pariwisata yang ada menyerupai Masjid Raya Amuntai, Candi Agung, Pasar Kerajinan dan Kerbau Rawa, Masjid Al-Akbar, Makam Datu Kandang Haji, Gunung Hantanung dan Danau Danuh Bahiru, Tanjung Puri hingga Air Terjun Riam Mambanin yang ada di Kabupaten Tabalong.
Berikut Destinasi Pariwisata Kalimantan Selatan yang wajib Anda kunjungi.

1. Masjid Raya Amuntai

sumber foto : https://id.wikipedia.org
Masjid Raya Amuntai yakni Masjid terbesar yang berada di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Indonesia. Masjid yang didirikan pada permulaan kala ke-19 di Desa Pakacangan dan kemudian dipindahkan ke Amuntai pada tahun 1875 pada masa penjajahan Belanda sangatlah penting alasannya berafiliasi dengan Perang Banjar pada tahun 1860.
Selain dijadikan sebagai tempat beribadah bagi ummat Islam, Pada masa penjajahan Belanda Masjid ini juga dipakai sebagai tempat negosiasi diam-diam untuk melemahkan Belanda.
Luas lahan masjid sekitar 125 × 125 meter, sedangkan luas bangunan 55 × 55 meter dan tinggi hingga puncak 45 meter. Denah bangunan empat persegi, menghadap ke barat. Di dalam ruangan terdapat tiang sokoguru, mimbar, mihrab, dan lemari dinding. Pintu masuk terdapat pada keempat sisi dan bab atas pintu tersebut berbentuk lengkungan setengah lingkaran. Lantai masjid dari ubin dengan tiang sokogurunya dari kayu ulin. Pada dinding bab atas terdapat jendela beling dengan hiasan kayu di tengahnya dan juga ada lubang angin. Atap Masjid Raya Amuntai merupakan atap tumpang bertingkat dua dengan kubah pada bab atasnya dan di puncak kubah tersebut terdapat tiang dengan goresan pena Arab (Allah). Di sebelah barat (depan) terdapat penampil yang berfungsi sebagai mihrab, berbentuk persegi panjang. Bagian luar atas berpelipit rata dan dinding depan terbuat dari beling yang dihiasi kayu serta tiang semu di tengahnya. Atap mihrab berbentuk kubah dengan lubang angin empat persegi berderet dua buah dan di puncaknya terdapat tiang dengan tiga bulatan (tusuk sate). Di bab luar masjid ada pelataran berukuran 13 × 17 meter disemen  

2. Candi Agung

 

sumber foto :https://id.wikipedia.org
Candi Agung yakni sebuah situs candi Hindu berukuran kecil yang terdapat di daerah Sungai Malang, kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Candi ini diperkirakan peninggalan Kerajaan Negara Dipa yang keberadaannya sezaman dengan Kerajaan Majapahit.
Candi Agung diperkirakan telah berusia 740 tahun. Bahan material Candi Agung ini didominasi oleh kerikil dan kayu. Kondisinya masih sangat kokoh. Di candi ini juga ditemukan beberapa benda peninggalan sejarah yang usianya kira-kira sekitar 200 tahun SM. Batu yang dipakai untuk mendirikan Candi ini pun masih terdapat di sana. Batunya sekilas menyerupai sekali dengan kerikil bata merah. Namun bila disentuh terdapat perbedaannya, lebih berat dan lebih berpengaruh dari bata merah biasa. Batu bata yang ditemukan berukuran besar menyerupai dengan kerikil bata yang juga ditemukan situs candi Kayen di Dusun Buloh Desa Kayen di Jawa Tengah

3. Pasar Kerajinan

sumber foto : http://www.tribunnews.com
Pasar Kerajinan terletak pada peternakan kerbau rawanya. Kerbau-kerbau tersebut diternakkan dengan melepas mereka ke Danau untuk berenang mencari makan eceng gondok (Eichornia crassipes). Rupa kerbau rawa tidak jauh beda dengan kerbau yang hidup di darat. Tubuh kerbau rawa berwarna abu-abu agak cokelat karena mereka tiap hari berendam di rawa berlumpur. Kandang kerbau rawa terletak jauh di tengah Danau Panggang. Kandang-kandang tersebut terbuat dari kayu. Para peternak menggembala kerbau rawa dari atas jukung (sampan) yang dikayuh dengan pemberian galah. Kerbau rawa akan digiring kembali ke sangkar sekitar jam lima sore. Demi menggalakkan pariwisata, tiap 17 Agustus diadakan lomba berenang kerbau rawa di Danau Panggang. Kerbau rawa merupakan tabungan/investasi bagi para peternak. Mereka biasa menjual sebagian kerbau rawa mereka dikala idul adha.
Cari hotel di Banjarmasin



Booking.com

5. Makam Datu Kandang Haji

 

sumber foto:http://kemenagbalangan.blogspot.co.id
Datuk Kandang Haji yang terdapat di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Juai.

Datu Kandang Haji yakni salah seorang dari dua orang datu (satunya lagi Datu Sanggul dibagian Selatan Banjarmasin, Tatakan Rantau dan sekitarnya) yang aktif berdakwah, mengajar masyarakat mengaji Quran dan menghidupkan pelaksanaan shalat Jumat di bag Utara Banjarmasin (Paringin dan sekitarnya). Beliau wafat dengan meninggalkan Quran goresan pena tangan, sepasang terompah, dan tongkat untuk berkhutbah. Makam ia terletak di samping masjid yang didirikannya di Paringin (Kabupaten Balangan sekarang)”. Datu Kandang Haji hidup sezaman dengan Datu Sanggul (Rantau) yang wafat pada tahun 1772 M,

6. Gunung Batu Hantanung

sumber foto:http://muhammad-noor-avi.blogspot.co.id/
Gunung Batu Hantanung di Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan, cukup terkenal sebagai tujuan rekreasi bagi warga setempat. Wisata alam ini memperlihatkan keindahan khas gunung kerikil lengkap dengan stalaktit dan stalaknitnya. Terletak di Desa Sumsum sekitar 6 km dari ibukota kecamatan, selain Gunung Batu Hantanung, sekitar 100 meter terdapat sebuah gunung yang bisa dinikmati dari atas jembatan. Di bawahnya mengalir sungai dengan air bening berjeram. Panorama alam sekitar gunung ini nampak asri, indah dan sejuk.

7. Danau Baruh Bahiru

sumber foto:http://www.tribunnews.com
Danau Baruh Bahiru Terletak di Desa Baruh Bahinu Dalam Kecamatan Paringin Selatan , kurang dari 10 Km Dari ibukota Kabupaten Balangan. Keindahan danau yang terhampar luas ditambah Suasana alam hutan disekitarnya mengatakan rasa damai bagi Anda yang Mengunjunginya. Wisatawan bisa juga menikmati keindahan danau dengan memakai rakit atau jukung

 

8. Monumen Tanjung Puri

sumber foto:http://banjarmasin.tribunnews.com
Monumen Tanjung Puri atau yang lebih dikenal Tugu Obor dibangun pada masa pemerintahan bupati Dandung Suchrowardi yang menjabat bupati Tabalong selama sepuluh tahun (1984 – 1994). Monumen didesain oleh Yusni Antemas yang merupakan seorang sastrawan, sejarawan, dan wartawan.
desain tugu tersebut untuk menegaskan kepada warga bahwa kabupaten Tabalong mempunyai kekayaan alam minyak bumi dan gas alam (migas). Notabene memang sudah dieksploitasi semenjak masa Kolonial Belanda di Taanjung. Tugu Obor sebetulnya mempunyai nama resmi Monumen Tanjung Puri sebagaimana tertera di bab bawah menara dengan hiasan 3 semboyan yakni Kawa Baucap, Kawa Manggawi, Kawa Manyandang yang artinya bisa berkata, bisa bekerja, dan bisa bertanggung jawab
 

9. Air Terjun Riam Mambanin

 

sumber foto:https://haruai-wirang.blogspot.co.id
Air Terjun Riam Mambanin setinggi sekitar 5 m, terletak di desa Marindi Ke.Haruai Kabupaten Tabalong Kal-Sel,yang  menjanjikan kesejukan, kesegaran dan udara yang sehat dan deru air yang menyejukkan hati.
 
 
sumber:indonesiatravel
Demikian ulasan mengenai Berwisata dan Menikmati Sensasi Gerhana Matahari Total Di Kalimantan Selatan   semoga bermanfaat dan salam traveling!
    
Tags:
Share