SHOPPING CART

close

Menjadi Waiter / Waitress Profesional – Pengertian dan Tugasnya Dalam Hotel Restaurant

Menjadi Waiter / Waitress Profesional – Pengertian dan Tugasnya Dalam Hotel Restaurant

Profesi sebagai waiter atau waitress (waiter/s) dalam hotel restaurant menjadi sangat penting terutama dalam menyajikan makanan dan minuman, bagian atau seksi ini menjadi sangat penting dalam pengopersian hotel dimana sebuah hotel memiliki restaurant dan berusaha juga untuk mencari pendapatan internal bagi tamu yang menginap disana, buat teman-teman yang menjadi Waiter / Waitress Profesional – Pengertian dan Tugasnya Dalam Hotel Restaurant

Pengertian Waiter / Waitress (waiter/s) dalam hotel restaurant

Arti yang diambil dalam buku Pengantar Akomodasi dan Restoran mengatakan bahwa waiter/s memiliki arti dalam seorang waiter/s mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melayani kebutuhan makanan dan minuman bagi para pelanggan hotel secara professional,
Sedangkan ditinjau dari istilahnya maka waiter/s berarti orang yang bertugas atau bekerja didalam bidang penyajian, dalam hal ini makanan dan minuman atau setidak-tidaknya menyampaikan hidangan pada seseorang .

Waiter/s merupakan suatu jabatan yang terdapat dalam berbagai outlet food and beverage department seperti restoran, room service, bar dan banquet. Dia harus mampu memberikan pelayanan yang memuaskan untuk tamu.

Hal dasar yang harus di lakukan Waiter / Waitress (waiter/s) bisa di mulai dari memberikan penampilan diri yang menarik dan bersih. karena hal ini akan menentukan apakah pelayanan yang diberikan kepada tamu merupakan pelayanan yang berkualitas dan beretiket atau tidak.

Oleh sebab itu, karyawan hotel secara keseluruhan, terutama yang memberikan pelayanan secara langsung kepada tamu, senantiasa dituntut dengan penampilan yang rapi dan menarik. Sekarang mari kita kupas habis mengenai penampilan diri sebagai seorang waiter/s dalam hotel restaurant

Baca : Air Terjun Pengempu Cau Belayu Tabanan – Wisata Air yang Mempesona di Bali

PENAMPILAN DIRI

Ketentuan dalam memberikan penampilan diri yang menarik di mulai dari

  • Kebersihan badan (Cleanlines of the body)

Kebersihan badan harus mendapat peratian ang utama, badan yang kotor dan tidak terpelihara kebersihannya akan langsung merusak pelayanan yang diberikan kepada tamu. Untuk itu seseorang pramusaji harus mandi 3 kali sehari dan diusahakan menggunakan air hangat.

  • Kulit (skin)

Kesehatan dan kesegaran kulit harus mendapat perhatian yang utama. Kulit juga sangat menentukan nilai dan mutu pelayanan yang diberikan kepada tamu.

a. Harus banyak minum, makan buah-buahan, cukup tidur dan
istirahat untuk menjaga kesehatan tubuh.

b. Menjaga porsi makanan, diet khusus untuk perawatan kulit

c. Tidak memiliki penyakit kulit karena sebagai food handler langsung kita di harapkan untuk bebas dari yang namanya penyakit kulit

  • Rambut (hair)

Masalah rambut juga tidak boleh diabaikan begitu saja. Rambut ialah mahkota bagi diri dan harus dijaga kebersihannya, kesehatan dan kerapiannya.

a. Cuci rambut dengan shampoo yang serasi dalam waktu tertentu untuk menjaga kebersihan rambut.

b. Pergunakan minyak rambut, sisir dengan rapi. Rambut yang acak-acakan mencerminkan pribadi yang acak-acakan juga.

c. Bebaskan rambut dari kutu dan ketombe, jaga agar jangan sampai menimbulkan aroma atau bau yang tidak sedap.

d. Pria tidak dibenarkan memanjangkan rambut.

e. Dilarang menyisir rambut atau menggaruk-garuk kepala ditempat umum terutama didekat dapur, meja makan dan peralatan makan.

f. Dilarang memegang rambut atau kepala pada saat melayani tamu.

g. Bagi wanita dibenarkan memanjangkan rambut hingga atas bahu. Tetapi jika dipanjangkan lebih dari sebatas bahu dengan alasan pribadi maka rambut harus ditutup dengan hair nett.

  • Kumis dan Jenggot (Beard and Moustachi)

Bagaimana juga service yang diberikan kepada tamu akan bernilai lebih baik jika karyawan yang memberikannya tidak memelihara kumis dan jenggot. Oleh sebab itu memelihara kumis dan jenggot dilarang sama sekali.

  • Tangan dan Kuku (Hands and Nails)

a. Kuku dan tangan harus bersih untuk menjamin kebersihan pelayanan yang diberikan kepada tamu.

b. Harus mencuci tangan sehabis merokok atau keluar dari refreshing room atau toilet.

c. Seorang karyawan tata hidangan makanan tidak boleh memelihara dan memanjangkan kuku. Ujung kuku kaki harus dipotong rapi dan tidak kelihatan kotor.

d. Pelihara kesehatan kulit telapak tangan, pergunakan jeruk nipis untuk mencuci tangan agar kulit menjadi lembut dan halus.

e. Jari tangan jangan berbau nikotin bagi yang merokok.

f. Hindari pemakaian cat kuku yang keras.

Baca : Hotel Keluarga masih Baru dan sangat murah di Bandung – Hotel Kupu kupu Lembang

  • Mulut dan Gigi (Mouth and Teeth)

Saat berhadapan dengan tamu tentunya kita ingin memberikan kesan yang fresh dan perawatan mulut dan gigi menjadi faktor yang begitu penting, persoalan bau mulut sangat tidak di tolerir pastikan anda merawat baik Mulut dan Gigi (Mouth and Teeth) dengan cara :

a. Sikatlah gigi minimal 3kali dalam sehari dengan menggunakan pasta dan sikat gigi yang serasi.

b. Sering berkumur-kumur apalagi jika berjam-jam tidak makan sesuatu.

c. Makanlah dengan teratur, kesehatan perut akan berhubungan dengan rongga mulut.

  • Kaki, kaus kaki dan sepatu (Feet,Stocking and Shoes)

Kebersihan dan kesegaran kaki haruslah dipelihara secara cermat. Kaus kaki tidak boleh dipergunakan secara panjang sehingga menimbulkan bau kotoran busuk.

a. Pakai bedak kaki pada telapak kaki supaya tetap segar meskipun banyak berjalan atau berdiri.

b. Pada waktu malam hari, ganjalah betis dan tumit dengan bantal sehingga ketinggiannya melebihi kepala, dengan cara demikian peredaran darah akan berjalan lancer dan akan mengurangi keletihan dan jari kaki tidak cepat rusak.

c. Hindari pemakaian sepatu yang ujung nya lancip agar tidak menimbulkan keletihan.

d. Bahan sepatu harus terbuat dari kulit yang bewarna gelap, selalu disemir sehingga bersih dan mengkilap.

e. Selalu perhatikan telapak sepatu, apakah ada sepatu yang menonjol.

f. Wanita dilarang memakai sepatu yang bertumit tinggi ketika sedang bertugas. Dianjurkan memakai stocking yang sama dengan warna kulit.

  • Emas dan Perhiasan (Gold and Jewerly)

a. Dilarang memakai perhiasan secara menyolok.

b. Karyawan wanita dilarang memaki ear ring ketika bertugas.

c. Hindari segala bentuk penampilan menyolok ketika bertugas.
Pakaian Seragam (Uniform)

Perusahaan yang baik akan selalu memperhatikan uniform yang akan diberikan kepada karyawan dalam periode yang telah ditentukan, karena uniform ini dianggap sebagai cermin dari kebanggaan sebuah perusahaan. Melalui uniform akan dilihat bagaimana corak manajemen perusahaan tersebut. Oleh sebab itu para karyawan harus memperhatikan ketentuan tentang uniform yakni :

a. Pakaian seragam yang diberikan harus dan hanya dipakai dalam kerja.

b. Harus merasa bangga dengan uniform tersebut.

c. Uniform harus senantiasa dirawat secara baik agar tetap rapi, bersih dan tahan lama.

d. Pakaian seragam harus dikenakan dengan baik dan benar.

f. Hendaknya selalu memperhatikan kerapian penampilan dicermin yang terdapat di ruang locker.

Baca : Hotel 450 ribuan yang nyaman di kota Batu, Riverstone Hotel & Cottage – Tonton videonya

SIKAP DAN TINGKAH LAKU

Sikap, pembawaan dan tingkah laku sebagai karyawan hotel khususnya bagi para waiter harus dijaga dan dipelihara. Karyawan harus senantiasa bersikap lebih terampil dan cekatan serta senantiasa dalam keadaan siap sedia dalam menyediakan pelayanan. Harus selalu dalam keadaan rapi. Karyawan perlu sesekali mengontrol penampilannya dikaca yang disediakan oleh pihak hotel.

Setiap karyawan harus selalu bersikap siap sedia dan ramah terhadap tamu hotel. Penampilannya yang selalu tersenyum dalam keadaan bagaimanapun juga akan membawa arti yang sangat banyak bagi diri karyawan tersebut, bagi tamu hotel, relasi hotel, bagi pimpinan dan teman sekerja.

Seorang karyawan hotel dituntut untuk memiliki sikap yang toleran, yaitu mampu berpikir dan mempertimbangkan segala sisi dan kepentingan orang lain, bukan dari sisi kepentingan individu pribadinya. Ia juga harus mempunyai rasa tanggung jawab yang besar terhadap pekerjaannya.

Gaya bicara yaitu untuk dapat menimbulkan daya tarik kepada lawan bicara, maka waiter harus memiliki gaya berbicara. Misalnya dengan anggota badan, dari mimik muka atau campuran dari gerak tangan dan suara.

Sikap badan yaitu sikap badan sewaktu berbicara dapat memberikan daya tarik bagi percakapan yang dilakukan. Sikap badan dapat menghidupkan suasana sehingga antara pembicara dan lawan terdapat suasana penuh keakraban.

Sopan santun yaitu sesuatu yang sangat essensial dalam berhadapan dengan tamu ialah disiplin pribadi dari karyawan atau waiter/s.

Baca : 11 Perilaku Penting seorang Frontliner dalam Tugas dan Fungsinya sehari-hari (Front Office Department)

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SEBAGAI WAITER/WAITRESS

Menjadi waiter/s apakah tugas yang sangat berat, tentunya tidak! bahkan ini menjadi pekerjaan yang menyenangkan karena akan bertemu banyak orang dan memiliki teman juga, namun kita juga wajib tahu mengenai tugas utama seorang waiter/s yakni melayani tamu yang akan makan dan minum direstoran.

Berikut juga adalah tugas pokok sebagai waiter/s yang wajib anda ketahui

  1. Mempersiapkan service equipment.
  2. Melaksanakan table set-up dan clear up
  3. Menukar lena yang kotor ke lena room.
  4. Mengambil barang-barang kegudang.
  5. Mengambil pesanan tamu.
  6. Menyajikan pesanan kepada tamu.

Tanggung jawab lainnya meliputi pelaporan hasil kerja kepada atasan dalam hal ini adalah

  1. Bertanggung jawab kepada head waiter.
  2. Bertanggung jawab atas kebersihan dan kerapian area kerja dan bar.
  3. Bertanggung jawab atas inventaris peralatan dan perlengkapan pelayanan.

Memahami tentang produk makanan

Hal lainnya yang perlu di ketahui adalah membantu para tamu dalam memilih makanan yang ada dalam menu yang tersedia yakni kita wajib menjelaskan tentang makanan yang ada, membantu memilihkan nya agar tamu merasa lebih mudah dalam memesan makanan yang tersedia

Jadi sebenarnya terdapat 3 pokok dasar untuk menguraikan tulisan ini dari atas bahwa seorang Waiter/Waitress memiliki tugas dan tanggung jawab yang saling terkait satu sama lainnya yakni adalah

  • Persiapan Pelayanan

Persiapan pelayanan yang dimaksud disini bukan dalam arti yang sempit yaitu mempersiapkan hidangan untuk disajikan, tetapi persiapan dalam arti luas, yaitu persiapan mental dan fisik penyaji serta berbagai piranti kerja yang mendukung terciptanya kelancaran pelayanan.

Dengan demikian persiapan pelayanan dalam skala luas dapat dikelompokkan menjadi tiga macam yaitu:

a. Persiapan Fisik
Persiapan fisik penting dilakukan waiter/s sebelum melaksanakan tugas.
waiter tidak akan bisa memberikan layanan tanpa fisik yang siap. Diantara persiapan fisik tersebut adalah:

  • Berpakaian rapi, pantas, dan benar.
  • Menampilkan raut muka yang jernih serta menunjukan keceriaan.
  • Sikap tubuh lentur dan luwes.
  • Sopan dan ramah tampil melalui air muka dan sikap tubuh.
  • Menunjukkan kondisi sehat jasmani.
  • Sikap siap untuk bekerja.

Sehubungan dengan penjagaan kesehatan ini waiter perlu menjaga agar tidak larut dalam pekerjaan, mengatur tempo emosional serta menghindari makanan yang terlalu banyak mengandung lemak. Waiter/s juga harus berupaya menghindarkan stres. Caranya ialah selalu menikmati pekerjaan dan menghitung berkah yang diperoleh dari pekerjaan tersebut.

Persiapan fisik yang benar akan menyebabkan waiter/s dapat memberikan pelayanan yang prima kepada tamu-tamunya.

b. Persiapan Mental

Dalam rangka mempersiapkan mental agar dapat melakukan pekerjaan dengan baik, waiter harus memelihara konsentrasi, selalu percaya diri dan merasa bangga dengan tugas-tugas nya. Ia juga harus menjauhkan complain serta masalah-masalah pribadi ketika akan bekerja.

Menciptakan suasan kerja yang menyenangkan dan selalu bersemangat adalah faktor yang sangat penting, seorang Waiter/s harus bisa berkonsentrasi dan bersemangat setiap harinya dengan memiliki sikap mental sebagai berikut :

  • Menganggap pekerjaan adalah sebagai hobby
  • Semua yang dimiliki diperoleh dari kerja tersebut.
  • Pekerjaan yang dilakukan itu merupakan ibadah.

c. Persiapan alat pendukung

Yang dimaksud dengan alat-alat pendukung segala macam peralatan yang dipergunakan dalam bekerja seperti:

  • Alat tulis menulis
  • Alat-alat makan minum
  • Alat-alat penyajian
  • Dan sebagainya.
  • Interaksi dengan tamu

Proses interkasi dengan tamu menjadi hal yang sangat penting, waiter/s harus mampu memberikan suasana yang welcome yang dimulai dari datangnya tamu ke restorant, hal pertama yang dilakukan adalah melakukan penyambutan berlanjut dengan timbulnya komunikasi, dimana melalui proses komunikasi ini kedua pihak mengharapkan memperoleh pengertian masing-masing.

Pihak waiter/s harus bisa memahami apa yang diinginkan tamu, sedangkan pihak tamu yang datang akan memahami berbagai informasi yang diberikan berkaitan dengan kebutuhan mereka. Kecocokan dalam berkomunikasi akan menghasilkan hal-hal positif bagi kedua belah pihak.

Khusus bagi waiter/s, pertanyaan yang diajukan tamu harus disadari sebagai sesuatu permintaan informasi dan bukan merupakan interogasi. Tamu menginginkan penjelasan atas sesuatu, kepastian dari sesuatu yang diinginkan. Tamu tersebut juga menginginkan keterangan yang lengkap dan terinci menyangkut kebutuhannya sehubungan dengan persyaratan yang ditetapkan perusahaan. Namun demikian, apapun jenis pertanyaan yang diajukan tamu, waiter harus siap menjawabnya dengan cara yang sopan, jelas dan ramah. Apalagi yang menyangkut produksi yang dijual seperti bahan-bahan yang digunakan, porsi, harga, dan lain sebagainya.

  • Tindak Lanjut Pelayanan Terhadap Tamu

Tindak lanjut pelayanan setelah interaksi adalah pelaksanaan pelayanan memenuhi kebutuhan tamu, sesuai permintaan. Dalam pelaksanaan pelayanan ini seluruh kesepakatan dengan tamu harus dapat direalisasikan berdasarkan ketentuan dan tentunya berpedoman dengan standart pelayanan restoran yang ada dan telah ditetapkan sebelumnya.

Ingat bahwa tujuan utama dalam memberikan pelayanan dalam hotel restoran adalah kepuasan tamu, sehingga jika ada tamu yang puas tentunya mereka akan kembali dan memberikan informasi gratis kepada teman mereka atau hal positif lainnya akan terjadi.

Baca artikel lainnya : Foto Terbaru Tempat Wisata Tanah Lot Tabanan Bali – Harga Tiket Masuk dan Alamat Terupdate

Demikian ulasan mengenai Menjadi Waiter / Waitress Profesional – Pengertian dan Tugas – tugasnya Dalam Hotel Restaurant, semoga selalu bermanfaat. Terimakasih.

Tags:

0 thoughts on “Menjadi Waiter / Waitress Profesional – Pengertian dan Tugasnya Dalam Hotel Restaurant

Leave a Reply

Your email address will not be published.

join.booking.com

Join With Our FB Page

Klook.com
Share!
%d bloggers like this: