SHOPPING CART

close

Musim Hujan di Pulau Dewata Bali dan Dampaknya

Booking.com
musim hujan di puiau dewata bali
sumber image:http://www.jatayurental.com/
 
Bali merupakan salah satu pulau yang di minati wisatawan local maupun mancanegara, Bali adalah surga bagi pelancong yang ingin menikmati alam dan budayanya yang unik. Sebelum anda mengujungi tempat ini alangkah pentingnya jika mengetahui cuaca yang terjadi di bali khususnya musim hujan di pulau Dewata Bali dan Dampaknya
Bali memiliki 2 musim yakni musim hujan dan Kering, waktu yang terbaik untuk datang kesini adalah memilih di musim kering, jadi kita melakukan perjalanan dengan menikmati panasnya matahari. Musim kering di Bali biasanya terjadi pada bulan Maret sampai oktober.
Dan untuk musim Hujan di Bali biasanya terjadi akhir tahun antara bulan November sampai dengan februari tahun depannya. “Puncak dari musim hujan tersebut terjadi pada Desember sampai awal January 2017” sumber Info dari Data BMKG.  Masyarakat Bali di himbau untuk lebih waspada terhadap lingkungan dan bagi yang sedang melakukan perjalanan selalu waspada dan hati-hati pada musim penghujanan ini. Biasanya pada musim Hujan ini jalan-jalan akan semakin licin, banyak genangan-genangan air dimana-mana
 
Berikut Musim Hujan di Pulau Dewata Bali dan Dampaknya 
  • Musim Hujan di Bali biasanya terjadi akhir tahun sampai awal tahun, pengalaman saya setiap pergantian tahun di bali akan terjadi hujan, tapi sebenarnya pada pertengahan tahun juga sudah terjadi hujan hanya tingkatannya tidak terlalu tinggi
  • Jika terjadi akan hujan biasanya cuaca akan terasa pengap, panas tapi lembab sangat tidak enak sekali jika menghabiskan waktu di luar, jika kondisi badan tidak fit, bisa terkena batuk dan kepala cepat pusing
  • Dijalan raya sering terjadi banjir terutama di tempat-tempat pemukiman padat, akibat dari selokan yang penuh dengan sampah ditambah dengan curah hujan yang tinggi membuat selokan atau gorong menjadi mampet dan airan air keluar memenuhi jalan raya, jadinya apa? Jalan menjadi banjir dan kemacetan pun terjadi. Dan hamper setiap kota di Bali mengalami hal ini terutama daerah Denpasar dan Kuta
  • Kegiatan sehari-hari pun menjadi tertunda karena Hujan, terkadang kita merasa agak malas untuk keluar karena hujan sepanjan hari
  • Karena Hujan bisa menyebakan penyakit, Nyamuk bekembang biak lebih banyak dan ini adalah sumber penyakit, anak-anak terutama rentan akan hujan mereka lebih mudah terkena batuk, pilek dan paling buruk adalah demam tinggi. Jadi selalu membersihkan rumah dengan alat-alat yang menunjang hiqienis.
  • Jika Hujan disertai angin kencang disarankan untuk tidak bepergian keluar rumah, ini unutk unutk menghindari adanya bencana alam tanah longsor, banjir, banyak pohon tumbang

 

Musim Hujan Di Indonesia khususnya di bali terkadang merupakan suatu berkah bagi kita, dimana terkadang sepanjang tahun tidak terjadi hujan sehingga tanah menjadi kering, banyak warga yang mengeluhkan tidak adanya air bersih terutama para petani yang sangat mengandalkan air hujan untuk tanamana mereka, dan udara akan terasa panas. Ya itulah manusia terkadang kita perlu hujan juga, tetapi jika hujan terus terjadi maka kitapun mengeluh agar tidak hujan karena tidak bisa melakukan aktivitas secara normal.
Intinya Marilah kita menjaga alam ini dengan baik dan jangan menghancurkannya, kita sudah sering melihat dampak buruk dari hujan dijalan-jalan. Dan kelihatannya terus semakin memburuk setiap tahunnya. Contohnya dilingkungan saya yang tidak pernah terkena banjir, karena hujan terus tiba-tiba air menggenang selama beberapa jam untunglah huaj berhenti sehingga air yang tergenang ikut surut.
Tuhan , lindungilah kami selalu dari segala macam bencana
 

 

Terimakasihsudah membaca Musim Hujan di Pulau Dewata Bali dan Dampaknya , jangan lupa kalau suka dengan tulisan saya, di share ya!!!



Booking.com

Tags:

0 thoughts on “Musim Hujan di Pulau Dewata Bali dan Dampaknya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Share