SHOPPING CART

close
Booking.com

Nongkrong Seru Sambil Bermain Air di Taman Sejarah Bandung

Booking.com
Nongkrong Seru Sambil Bermain Air di Taman Sejarah Bandung

 

Salah satu tempat asyik di Bandung untuk bersantai sambil nongkrong bersama teman ya di sini ni, selain bisa bermain air sekaligus anda bisa belajar menegnai sejarah bandung dari jaman dahulu samapai sekarang , simak nongkrong seru sambil bermain air di taman sejarah bandung yang keren.

Taman Sejarah bandung di buka pada tahun 2017 dan taman ini memberikan pelajaran mengenai setiap kota tentu mempunyai sejarah masing – masing , begitu juga dengan Kota Bandung. Inilah alasan Kang Emil menciptakan Taman Sejarah yang sudah selesai pada 22 Januari 2017. Meskipun belum diresmikan namun sudah dibuka untuk umum.Dikonfirmasi dikala berada di lokasi taman , Kang Emil membenarkan hal tersebut. Kaprikornus ada yang diresmikan dulu gres dibuka , ada juga yang dibuka dulu gres diresmikan.

Pada peresmiannya Ridwan Kamil mengundang keluarga besar Wiranatakusumah.Bukan tanpa tujuan , Anda yang membaca mungkin bertanya – tanya siapakah beliau? R.A.A Wiranatakusumah disebut sebagai Bapak pendiri Kota Bandung. Mungkin banyak yang belum mengetahui jasanya alasannya ialah tidak masuk buku sejarah dan lainnya.

Lokasi yang luasnya mencapai 2.600 meter persegi dulunya hanya menjadi kawasan parkir untuk pegawai pemerintah kota , tetapi kini disulap menjadi taman wisata edukasi Bandung.

Jadi berguru sejarah di kawasan wisata tentu lebih menyenangkan daripada didoktrin ibarat di kelas , kemudian apa saja yang ada di Taman Sejarah?

foto : http://www.travelblog.id

Media Kaca dengan Ukiran dan Stiker 

Pemilihan media ini berdasarkan penulis mengakibatkan tampak elegan , di Taman Sejarah terdapat kurang lebih 16 media beling yang berjejer rapih.

Di media beling tersebut terdapat stiker foto – foto Wali Kota Bandung mulai dari Bertus Coops (1928-1934) , R.A. Atmadinata (1945-1945) , R. Syamsoerizal (1945-1947) , Ukar Bratakusumah (1947-1949) , R. Enoch (1949-1957) , R. Priatna Kusumah (1957-1966) , R. Didi Djukardi (1966-1968) , R. Hidayat Sukarmadidjaja (1968-1971) , R. Otje Djoendjoenan (1971-1976) , H.Utju Djoenaedi (1976-1978) , R. Husein Wangsaatmadja (1978-1983) , H.Ateng Wahyudi (1983-1993) , Wahyu Hamidjaja (1993-1998) , H.AA Tarmana (1998-2003) , H.Dada Rosada S.H. , M.Si (2003-2013) , dan Mochamad Ridwan Kamil S.T. (2013-sekarang)

Bukan hanya stiker saja , tapi juga ada klarifikasi secara singkat dari riwayat hidup dan juga prestasi – prestasi yang dicapai pada semasa hidupnya.

Kolam Kecil 

Di Taman Sejarah juga terdapat kolam kecil untuk kawasan bermain anak – anak biar tidak bosan sesudah berguru sejarah. Dengan tinggi air hanya sebatas betis orang remaja sudah cukup untuk menyenangkan anak bermain berair – basahan. Demi menjaga keamanan , tidak lupa ada beberapa petugas keamanan juga yang berjaga di sekitar lokasi.

Pada bab depan kolam renang ada lukisan , mungkin jikalau sekilas Anda melihat hanya sebatas lukisan. Ketika penulis berkunjung juga berfikir yang sama , tapi coba lihat lagi alasannya ialah lukisan tersebut menceritakan asal – seruan terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu.

Relief 

Terdapat relief berwarna emas pada bab beberapa dinding , relief ini khusus dibentuk untuk menceritakan sejarah Bandung pada masa Wiranatakusumah. Seperti yang sudah penulis katakan diawal , alasannya ialah banyaknya yang tidak tahu dia maka relief ini dibentuk biar jasanya tidak dilupakan.

 

 

Booking.com

 

 

 

Alamat Lokasi Taman Sejarah 

Terletak di Jl.Aceh No.53 , Babakan Ciamis , Sumur Bandung , Kota Bandung ,40117. Taman ini terletak sempurna di belakang Taman Balaikota Bandung , sehingga jikalau Anda selesai mengunjungi Taman Balaikota Anda sanggup berjalan sedikit ke belakang.

Taman Sejarah tidak mempunyai parkiran yang luas , sehingga kami menyarankan apabila Anda ingin berkunjung ada baiknya parkir di Taman Dewi Sartika atau Taman Balai Kota  . Seperti taman wisata Bandung lainnya , untuk masuk kesini Anda tidak perlu membeli tiket masuk.

Kedepannya juga direncanakan akan ada gedung Bandung Planning Gallery dan Museum Sejarah. Namun dikala penulis berkunjung pada hari Sabtu , 28 Januari 2017 keduanya masih belum selesai dan belum dibuka untuk umum.

“Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai jasa – jasa para pahlawannya” Ir.Soekarno (1901-1970)

Jangan lupa mengajak keluarga anda kesini ya, demikian ulasan mengenai  Nongkrong Seru Sambil Bermain Air di Taman Sejarah Bandung  , semoga bermanfaat ya.

 

Tags:

Cari Hotel Murah

Booking.com
Booking.com