SHOPPING CART

close

Ogoh – Ogoh Bali dan Pengertian Hari raya Nyepi

Ogoh – Ogoh Bali dan Pengertian Hari raya Nyepi. sumber : IG @baleganjur_terkini

Tanggal 7 Maret 2019 kemarin merupakan perayaan hari raya Nyepi di Bali dan salah satu hal unik menjelang hari raya nyepi di Bali adalah bernama pengrupukan di mana disore hari menjelang malam umat Hindu Bali akan mengadakan parade Ogoh – Ogoh Bali menjelang hari raya Nyepi di Bali.

Parade Ogoh – ogoh Bali di adakan hampir di seluruh daerah Bali dan merupakan keunikan dari pariwisata Bali yang masih terpellihara dan di jaga dengan baik. Ogoh- ogoh adalah karya seni patung dalam busaya Bali berbentuk raksasa dan menggambarkan kepribadian dari Bhuta Kala atau roh jahat. Bhuta kala dalam ajaran hindu bali berasal dari kata Bhu yang artinya alam semesta dan Kala yang artianya waktu yang tidak bisa di ukur. Parade Ogoh – Ogoh Bali 2019 biasanya setiap desa atau Banjar akan mengarak ogoh – Ogohnya melintasi desa.

Parade Ogoh – ogoh bali di adakan sekali setahun menjelang hari raya Nyepi di Bali. bagi yang belum pernah melihat parade Ogoh Bali 2019 bisa melihat video vlog beriku

Baca : Pesan Hotel Dekat Pantai Kuta Bali – Citadines Kuta Beach Bali

Ogoh Ogoh Bali 2019

Apa itu hari Raya Nyepi ?

Booking.com

Pengertian hari Raya Nyepi Umat Hindu sendiri adalah Setiap agama pastinya memiliki hari raya tahun baru layak agama islam, budha, kristen atau tionghoa, hari raya nyepi bagi umat hindu merupakan perayaan tahun baru hindu yang di hitung berdasarkan perhitungan kalender caka.
Perhitungan tahun baru caka telah di mulai dari jaman dahulu tepatnya 78 masehi, Tahun baru caka bagi umat hindu tidak seperti tahun baru masehi, umat hindu memulainya dengan menyepi alias tidak melakukan aktivitas apapun, tak heran di Bali sendiri semua aktivitas, jalan, toko, bandara tutup dan masyarakatnya di larang untuk keluar selama 24 jam penuh. Bahkan yang terbaru adalah tidak adanya internet di Bali.

Sebelum melaksanakan hari raya Nyepi di Bali, umat hindu akan melakukan beberapa ritual upacara yang harus di lakukan seperti :

  • Melasti – ritual upacara ke pantai
  • Tawur (mecaru) pembersihan upacara di rumah -rumah
  • Pengrupukan

Melasti merupakan upacara penyucian juga dinamakan melis atau mekiyis biasanya di lakukan 2-3 hari sebelum hari raya Nyepi terjadi di Bali, pada saat melasti di bali persembahyangan di pura suci akan di arahkan ke pantai atau danau. Umat Hindu mempercayai bahwa laut dan danau adalah sumber mata air yang mampu menyucikan segala kekotoran yang ada dalam diri manusia, saat perayaan Melasti akan banyak sekali umat hindu yang akan berjalan beriringan menuju pantai, hal ini juga menarik perhatian wisatawan yang datang ingin melihat pagelaran upacara ini.

Ritual mecaru sendiri langsung di ikuti oleh upacara pengrupukan yakni biasanya umat hindu melakukan menyebar nasi tawur, mengobori rumah, seluruh areal rumah, memukul benda -benda seperti kentongan sampai bersuara gaduh, hal ini dilakukan untuk mengusir roh jahat (buta Khala). Di hari raya pengrupukan sebelum Nyepi biasanya akan ada parade Ogoh Ogoh setiap lingkungan desa, mereka akan berkeliling kemudian baru di bakar, hal ini dilakukan bertujuan untuk mengusir buta khala dari lingkungan mereka masing-masing.

Baca artikel lainnya : Hotel Bintang 4 Dekat Pantai Kuta Bali – Sol House Bali Kuta By Melia Hotel International

Demikian ulasan singkat mengenai Ogoh – Ogoh Bali dan Pengertian Hari raya Nyepi, semoga bermanfaat selalu. Terimakasih.

Tags:

0 thoughts on “Ogoh – Ogoh Bali dan Pengertian Hari raya Nyepi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

join.booking.com
Jasa transport di bali -17sekians
Share!