SHOPPING CART

close

Wisata Pantai Liang Dan Keindahan Maluku Yang belum Di ketahui Banyak Orang

Booking.com
Pantai Liang  juga dikenal dengan sebutan Pantai Hunimua, Pantai Liang terletak di Desa Liang Kecamatan Salahutu sekitar 40 KM dari sentra kota Ambon. Pantai Liang ini pernah dinobatkan oleh PBB sebagai pantai terindah di Indonesia pada tahun 1991. Tentu hal ini bukan tanpa alasan, tempat wisata di Ambon ini mempunyai hamparan pasir putih dipadu dengan air jernih kebiruan yang menciptakan Anda tak pernah bosan menikmati keindahannya. Simak wisata Pantai Liang dan Keindahan Maluku yang belum di ketahui banyak orang ini
foto:reyginawisataindonesia.blogspot.com
Pantai ini benar-benar indah dengan pasirnya yang putih dan airnya yang masih jernih, menciptakan anda akan betah berlama-lama di pantai ini. Ombak di Pantai Liang tidak terlalu tinggi, jadi jangan takut untuk bermain air di tepiannya. Di Pantai ini terdapat tebing karang yang menjorok ke laut dan dibawahnya mempunyai lubang yang terlihat ibarat pintu, tebing yang dihantam oleh ombak malah menambah keindahan pantai, hal tersebutlah yang menjadi keistimewaan dari Pantai Pintu Kota.
Memasuki objek wisata Pantai Liang, Anda akan disambut oleh pasir putih yang berkilau terkena sinar matahari, seakan menjadi pintu masuk menuju kecantikan gradasi air laut yang biru. Sangat menarik hati untuk berenang ataupun sekedar bermain air. Jika Anda hobi fotografi Anda sanggup meluapkan hobi Anda di sini lantaran setiap sudut pantai sangat indah untuk diabadikan. Di pinggiran pantai terdapat pohon-pohon yang rindang, yang sanggup Anda manfaatkan untuk beristirahat sejenak. Di pantai ini memang belum banyak tersedia akomodasi olahraga air ibarat di Bali atau Lombok. Namun kecantikan alami Pantai Liang tidak kalah dengan pantai-pantai di pulau lainnya.
Pantai Liang selalu ramai dikunjungi ketika liburan tiba. Makara bagi Anda yang tidak terlalu menyukai keramaian dan ingin menyendiri sebaiknya hindari hari-hari liburan. Waktu yang sempurna untuk berkunjung ke Pantai Liang yaitu ketika laut teduh dan tidak berangin, hindari berkunjung ketika demam isu angin barat atau angin timur lantaran pada ketika itu laut berombak dann menciptakan pantai keruh. Pilihlah bulan-bulan hening ibarat September-November atau April-Mei jikalau ingin berkunjung ke Pantai Liang.
Dari beberapa pantai yang cukup terkenal di Ambon, Pantai Liang menjadi salah satu favorit warga lokal dan juga wisatawan luar. Pantai ini sudah dikenal semenjak tahun 90an dan bahkan pernah disebut-sebut sebagai pantai terbaik di Indonesia. Pantai Liang memang kerap menjadi buah bibir lantaran kemolekannya, termasuk di antara kalangan investor asing.
Tidak heran pada tahun 90an, beberapa investor abnormal pernah berniat untuk membuatkan resort untuk menggenjot pariwisata di Liang. Namun, niat tersebut alhasil urung direalisasikan lantaran adanya sengketa tanah dengan penduduk lokal. Liang memang belum go international namun abolisi pengembangan Liang menjadi daerah resort sebetulnya telah memberi laba tersendiri. Liang, pantai eksotik ini, masih sepenuhnya menjadi milik warga.
Terletak tidak jauh dari pantai Natsepa, Liang berjarak hanya kurang lebih 35 KM dari sentra kota tepatnya di Desa Liang, Kecamatan Salahutu. Sampai tahun lalu, terusan menuju kesana memang terbilang cukup sulit lantaran meskipun tersedia angkutan umum namun jumlahnya sangat terbatas. Itupun hanya beroperasi pada jam-jam tertentu. Sekarang, dengan adanya Bus Trans Amboina rute Hunimua, wisatawan sanggup lebih leluasa berkunjung ke Pantai Liang hanya dengan 8.500 rupiah.
foto:www.vebma.com
Tapi, kalau Anda berencana mengunjungi Ambon bersama beberapa teman, disarankan sebaiknya menyewa angkutan umum untuk berwisata keliling Ambon lantaran selain murah, juga lantaran Anda sanggup berkunjung ke lebih banyak tempat tanpa mengkhawatirkan keterbatasan transportasi. Satu angkot biasanya sanggup disewa dengan tarif 150 sampai 200 ribu sehari dan sanggup menampung sampai 10 orang. Cukup terjangkau kan!
Dengan letak berdekatan, Anda sanggup merencanakan perjalanan ke Pantai Natsepa, Suli dan Liang di hari yang sama. Apabila Anda berniat untuk bermalam, penginapan di sekitar Pantai Natsepa hanya satu-satunya pilihan lantaran di Liang sendiri tidak tersedia penginapan. Namun, bila masih tetap bersikeras menginap di Liang, cukup siapkan tenda dan meminta ijin dari penjaga setempat. Atau, Anda sanggup mencoba untuk menyewa kamar di rumah penduduk sekitar Liang.
Seperti halnya obyek wisata lain di Ambon yang minim fasilitas, Pantai Liang juga terkesan sederhana. Sebuah gerbang kecil terlihat bersiap menyambut tiap wisatawan. Kerindangan pohon di pinggir pantai memperlihatkan sejenak tempat beristirahat dari teriknya matahari. Beberapa bangunan bersifat sementara terbuat dari kayu terlihat menaungi pedagang lokal yang menjajakan dagangannya mulai dari minuman, masakan kecil sampai mie rebus dan rujak. Dari jarak beberapa puluh meter, siapapun niscaya sudah sanggup mengintip eksotiknya Pantai Liang.
Pasir putih yang berkilauan dibawah sinar matahari seakan menjadi pintu menuju kecantikan gradasi air laut yang siap menanti untuk diabadikan. Bahkan bagi fotografer amatir, mengambil jepretan Pantai Liang tidak akan pernah gagal. Tetap saja, apapun jenis kamera yang dipakai, foto yang dihasilkan selalu menawan.

Baca artikel lainnya : 

Melihat Indahnya Sunset Pantai Kuta Bali


Di salah satu bagian pantai, terlihat sebuah dermaga kayu sederhana menyemarakkan suasana pantai. Beberapa pengunjung terutama bawah umur biasanya terlihat asyik berloncatan dari atas dermaga dan terjun ke air. Kalau Anda pintar berenang, hal itu tentu patut dicoba. Apalagi jikalau membayangkan air berwarna biru anggun sudah siap menangkap Anda. Tapi jikalau terlalu takut untuk terjun dari dermaga, bermain air di pinggir pantai sudah lebih dari cukup untuk mewarnai hari Anda.
Sejauh mata memandang, di Liang memang tidak terlihat aktifitas olahraga air ibarat yang kebanyakan ditemui di Bali dan Lombok ibarat banana boat, speed boat ataupun sekedar bahtera bebek. Sesekali, di kejauhan hanya terlihat kapal yang melintas. Sepi, namun tetap, kecantikan alaminya tidak terbantahkan bahkan jauh mengungguli Pantai Kuta atau Padang Bai di Bali.


Booking.com

Tidak berbeda dengan berkunjung ke daerah wisata maritim yang lain, berkunjung ke Liang dan beberapa pantai lain di Ambon sebaiknya dilakukan di waktu yang sempurna ketika laut teduh dan tidak berangin. Hindari berkunjung ketika demam isu Angin Barat atau Angin Timur lantaran laut cenderung berombak dan ini biasanya menciptakan pantai menjadi keruh airnya. Bulan-bulan hening dari September sampai November atau April sampai Mei sanggup jadi sebuah pilihan biar liburan Anda di Pantai Liang lebih berkesan.
Terbentang sepanjang kurang lebih 1 KM, Liang memperlihatkan kesempatan berliburan untuk tiap pengunjung. Di hari-hari libur, pantai ini selalu ramai dikunjungi penduduk lokal dan segelintir kecil wisatawan. Kalau Anda lebih suka menikmati pantai di kala sepi, ada baiknya hindari berkunjung ke Liang di hari libur. Pilihlah hari-hari biasa dan Liang akan sepenuhnya menjadi milik Anda hanya dengan 3000 rupiah.
Informasi Umum
1. Ongkos masuk ke area wisata Pantai Hunimua perkepala dikenakan biaya Rp 3000,
2. Warga di sekitar Pantai Hunimua yaitu orang-orang yang ramah, mereka murah senyum kepada para pengunjung yang datang,
3. Jajanan di sini bermacam-macam mulai dari snack ibarat biskuit dan coklat, air minum Aqua, dan macam-macam panganan lokal ibarat singkong goreng, pisang goreng, dan jagung rebus.
5. Anda yagn sedang berlibur ke Ambon dan sedang mencari tempat menginap bisa langsung buka link ini hotel di Ambon
Demikian ulasan mengenai Wisata Pantai Liang Dan Keindahan Maluku Yang belum Di ketahui Banyak Orang , semoga bermanfaat ya
Tags:

Masukan Email Anda Di sini (Gratis)

Share