Pengalaman Ke Seoul Ketika Halal Restaurant Week Korea Selatan

 

Pengalaman Ke Seoul Ketika Halal Restaurant Week Korea Selatan – Jumlah turis muslim yang tiba ke Korea semakin meningkat dari tahun ke tahun menciptakan pemerintah Korea melalui Korea Tourism Organization (KTO) mulai berbenah diri dengan mengadakan aneka macam event dan promosi.


Biasanya turis dari Cina menduduki peringkat teratas dalam daftar wisatawan aneh yang berkunjung ke Korea. Tapi beberapa tahun terakhir, turis dari negara muslim termasuk Malaysia dan Indonesia mulai mendominasi peringkat daftar wisatawan aneh yang tiba ke Korea.
Melonjaknya jumlah turis muslim inilah menciptakan KTO berbenah diri dengan menambah musholla di tempat umum yang banyak dikunjungi turis dan menggandeng lebih banyak restoran halal.

Salah satu ‘keniatan’ KTO men-service turis muslim sekaligus upaya mereka untuk menggaet turis muslim lebih banyak lagi yakni dengan mengadakan event Halal Restaurant Week Korea.

Tahun 2017 ini yakni tahun kedua KTO menyelenggarakan event Halal Restaurant Week Korea. Tahun 2016, event ini diadakan pada tanggal 1 November hingga 10 Desember dan diikuti oleh 95 restoran ramah muslim serta ada aneka macam promosi menarik lainnya.
Tahun 2017 diadakan tanggal 1 September hingga 31 Oktober, diikuti lebih dari 100 restoran ramah muslim dan promosi menarik lain yang tampaknya lebih heboh dari tahun sebelumnya.
Alhamdulillah, saya pergi ke Seoul pas event ini masih berlangsung. Informasi perihal event ini saya peroleh dari media umum sebelum keberangkatan saya ke Seoul. Lumayan banget, alasannya banyak laba yang sanggup saya dapatkan, utamanya yakni diskon. hehehe

Cukup takjub juga bahu-membahu pas saya hingga di Seoul. Gimana enggak, gres keluar dari garbarata pesawat aja (di selasar antara ujung garbarata dan gedung terminal kedatangan), udah ada meja yang berisi buku kupon Halal Restaurant Week Korea dan aneka macam brosur wisata. Mbak-mbak penjaganya juga ramah banget mempersilakan kami yang gres turun dari pesawat untuk mengambil buku atau brosur yang diminati atau yang dibutuhkan. Gratis.

Rupanya, KTO juga menggandeng maskapai penerbangan untuk mempromosikan event ini. Karena saya menumpang pesawat Garuda Indonesia, maka buku kupon yang saya ambil di bandara tadi sampul belakangnya ada logonya Garuda Indonesia dan logo KTO.
Lain waktu saya iseng ambil buku kupon yang sama di stand sebuah pekan raya di Gwanghwamun Square, ternyata sampul belakang bukunya tidak ada logo Garuda Indonesia melainkan hanya logo KTO saja.

 

Baca artikel lainnya : 

20 Hotel Dengan View dan Akses Pantainya di Kuta Bali – Promo dengan Pesan lewat Booking.com

 

 

Menurut saya, cara KTO ‘menjemput bola’ semenjak ‘bola’ turun dari pesawat ini cukup efektif dan menguntungkan. Saya sebagai turis, ‘nyicil ayem’ alasannya udah dapet buku ini semenjak awal kedatangan di Korea. Kaprikornus saya sanggup mampu lebih banyak informasi dan kalau dari bandara kelaparan, sanggup eksklusif menuju restoran halal yang diinginkan trus kupon diskonnya sanggup eksklusif dipakai.

Selain di bandara, buku ini sanggup juga didapat di daerah Itaewon yang dikenal banyak terdapat restoran halal serta erat dengan Masjid Besar Seoul. Selain itu ada juga di Myeong-dong Tourist Information Center dan beberapa kantor sentra informasi wisata lainnya.


Buat yang nggak suka repot bawa-bawa buku, sanggup juga login sebagai member di website hrwkorea.or.kr. Kupon diskon sanggup didownload dan dipergunakan melalui akun kita di website tersebut.

 

buku kupon

 

 

kupon via website

 

Buku kupon berisi 116 lembar dan cukup bagus lho desainnya, artistik manis berwarna-warni, kertasnya juga art paper. Sungguh sangat niat sekali, meskipun ini ‘hanya’ sebuah buku kupon dimana selain berisi informasi, isi utamanya yakni kupon-kupon diskon yang siap disobek sewaktu-waktu jikalau ingin digunakan.

 

daftar isi

 

 

kupon, info restoran, dan syarat diskon

 

kupon diskon

Promosi diskon berbeda-beda di setiap restorannya. Ada yang diskon berupa potongan harga, ada yang diskon berupa masakan atau minuman gratis, ada yang gabungan dari keduanya. Semuanya mempunyai syarat dan ketentuan berlaku yang berbeda.
Selain restoran, ada juga kupon untuk digunakan di tempat belanja, museum, persewaan hanbok, serta theme park tertentu yang ikut dalam event ini.
Semua promosi diskon hanya berlaku bagi orang aneh (selain warga negara Korea).

informasi percakapan bahasa Korea

FYI, KTO mengklasifikasikan restoran ramah muslim menjadi 4 jenis:
Halal Certified: Restoran yang sudah tersertifikasi halal oleh forum halal semacam MUI di Indoensia, yaitu Korea Muslim Federation (KMF).
Self Certified: Semua yang dijual di restoran ini halal, disertifikasi sendiri oleh pemilik restoran. Biasanya restoran yang Self Certified dimiliki oleh seorang muslim dan/atau mempunyai chef muslim. Daging yang penyembelihannya halal, Pork free, Alcohol free.
Muslim Friendly: Makanan yang dijual halal (daging sembelihan halal dan pork free), tetapi kemungkinan menjual alkohol. Bisa jadi juga materi masakannya ada yang tercampur alhokol.
Pork Free: Restoran ini tidak khusus menjual sajian halal. Ada sajian daging sapi/ayam (tidak terdeteksi penyembelihannya halal atau tidak) tetapi tidak menjual sajian babi. Kemungkinan juga menjual alkohol dan sanggup jadi memasaknya dengan materi yang ada adonan alkohol.

Kalau saya, hanya makan di restoran dengan pembagian terstruktur mengenai Halal Certified dan Self Certified saja supaya kondusif dunia akhirat.

 

Selama saya di Seoul, saya memakai 3 kupon di 3 restoran yang berbeda. Ada yang dapet diskon potongan harga, ada yang dapet bonus camilan manis tradisional Korea. Lumayan lah, Alhamdulillah.

Sekembalinya ke Indonesia, saya tiba-tiba sanggup email dari hrwkorea, disuruh ngisi survei kepuasan pelanggan alasannya saya terdeteksi sudah ikut berpartisipasi dengan memakai kupon-kupon di event Halal Restaurant Week Korea.

Ternyata oh ternyata pengisian survei kepuasan pelanggan ini nantinya akan diundi untuk mendapat hadiah berupa diskon $ 30 di Amazon, dan parahnya, saya gres tau promosi ini sesudah saya sanggup email jawaban yang mengabarkan bahwa saya menjadi salah satu pemenang undiannya.

Demikian ulasan mengenai Pengalaman Ke Seoul Ketika Halal Restaurant Week Korea Selatan