Sedikit Fakta Wacana Mengenai Korea Yang harus Anda Ketahui

 
Sebenernya saya nggak tau banyak ihwal Korea, alasannya yaitu saya bukan penyuka drama Korea yang begitu kesohor seantero dunia. Cuma beberapa kali aja saya nonton drakor dan mengamati kehidupan orang-orang Korea lewat drama. Lumayan ingin tau juga, apa iya Korea itu sama kayak yang diceritain di drakor? jadi simak Sedikit Fakta Wacana Mengenai Korea Yang harus Anda Ketahui
 

Sampai balasannya saya tiba ke Seoul dan melihat pribadi kehidupan di sana. Sama nggak sih kayak yang ada di drakor?
 
Oke, inilah faktanya yang saya lihat selama perjalanan saya di Seoul:
 


1. Orang Korea rata-rata langsing

Selain alasannya yaitu gen & DNA yang memang dari sononya begitu, mungkin juga alasannya yaitu mereka banyak jalan kaki dan naik turun tangga. 
Di sana jalanannya banyak tanjakan dan turunan juga banyak tangga. Masyarakatnya rata-rata pengguna transportasi umum ibarat metro dan bus (nggak ada ojek!), dimana untuk menuju halte atau stasiun mereka harus jalan kaki dan melewati tangga-tangga yang ampun-ampunan jumlahnya, terutama di stasiun metro menuju platform kereta.
Jadi selain langsing, kaki-kaki mereka dipastikan methekol jaya.
 
2. Porsi masakan banyak
Setiap warung atau resto di Korea umumnya selalu menyediakan porsi yang besar. Satu porsinya dapat buat berdua ukuran orang kita bahkan bertiga kalau versi perut imut-imut.
Mungkin untuk menunjang tenaga mereka alasannya yaitu dipakai buat jalan kaki dan naik turun tangga setiap hari.

3. Banyak iklan operasi plastik
Dimana-mana banyak banget poster iklan oplas lengkap beserta gambar-gambarnya before-after, dari yang dulunya pesok dapat jadi cuantik atau guanteng.
Memang banyak orang Korea yang melaksanakan oplas, sampai-sampai wajah mereka jadi terlihat ibarat satu dengan lainnya.

Kalau di drakor, saya bahkan nggak dapat menghafal satu pun artis-artisnya alasannya yaitu berdasarkan saya mukanya sama semua. hahahaha

4. Kacamata mereka selalu bulat

Entah kenapa setiap orang Korea yang menggunakan kacamata, selalu bentuk kacamatanya lingkaran macam harry potter, mau lingkaran kecil atau lingkaran gede, pokoknya bunder ser.

5. Fashionable

Orang Korea nggak laki nggak wanita semua terlihat fashionable dan rapi jali. Kadang saya malah aneh ngelihatnya kalau laki-laki. Kesannya malah jadi nggak macho. hahahaha

6. Melakukan adegan tak senonoh di tempat umum sudah biasa

Banyak pasangan yang melaksanakan adegan tak senonoh di tempat umum tanpa rasa malu. Meskipun Korea tradisi dan sopan santunnya masih sangat kuat, tapi gempuran budaya barat juga tak terbendung, terutama anak mudanya.
Mungkin di sana sudah biasa, tapi bagi kita orang yang beradab dan beragama agak risih juga ngeliatnya. 

7. Sibuk dengan gadget

Hampir semua orang di Korea sibuk dengan gadgednya. Di dalam kereta, bus, di jalan-jalan, semua asyik dengan gadgednya, bahkan saat sedang ngobrol dengan teman-temannya. 
Ditunjang dengan internet di Korea populer yang paling cepat di dunia serta banyaknya spot wifi di sana.

8. Banyak toko kosmetik

Korea yaitu surganya kosmetika. Nggak hanya di Myeong-dong yang tersohor sebagai pusatnya toko-toko kosmetik segala merk, tapi hampir di setiap pengkolan jalan dan stasiun-stasiun metro ada toko kosmetik.

9. Suka dandan

Saya pikir orang Korea itu orisinil anggun dan kempling-kempling kayak di drakor. Kenyataannya, rata-rata dari mereka yaitu biasa saja. Tapi, mereka memang selalu dandan dimanapun mereka berada. Kecanggihan dempul kosmetik Korea lah yang menyulap mereka menjadi anggun dan kempling. hahahaha

10. Makan mie pribadi dari pancinya

Orang Korea suka banget makan mie, ibarat anak kos di negara kita yang hobinya makan mie instant di segala suasana. Bedanya, orang Korea makan mie pribadi dari pancinya. Mereka beralasan, kalau mie dipindahin ke mangkok jadi kurang panas, sedangkan mie enaknya dimakan panas-panas.

11. Suka norton drama Korea

Saking cintanya mereka dengan produk dalam negeri, mereka pun sehari-hari nontonnya drakor. Nggak di rumah nggak di metro nggak di bus, remaja, tua, muda, mak-emak, pokoknya dimanapun mereka berada, pokoknya mereka nonton drakor.
Nggak kayak di Indonesia dimana sinetronnya nggak ada yang bermutu dan hanya ditonton sama emak-emak yang kurang hiburan dan kurang kerjaan.

12. Ramah dan sopan

Orang Korea rata-rata ramah dan sopan. Mereka biasanya menyapa atau meminta maaf dengan sedikit membungkukkan tubuh ibarat orang Jepang.

13. Suka minum

Persis ibarat di drakor, orang Korea itu hobinya minum. Mulai dari soju, bir, dan minuman lainnya. Kalau mereka mabuk di pesta atau di club, dihentikan pulang mengendarai kendaraan beroda empat sendiri. Mereka wajib naik taksi atau menyewa sopir.
Makanya di tempat yang banyak kafe dan club selalu ada taksi mangkal, juga ada layanan sewa sopir bagi yang membawa kendaraan beroda empat sendiri.

14. Kembaran baju

Di drakor sering lihat pasangan pada kembaran baju? Nah, kenyataannya di TKP memang benar adanya. Banyak pasangan sliwar sliwer dengan baju yang sama, sweater sama, sepatu sama. Pokoke kompak gitu lah cewek cowok.

 

Baca artikel lainnya : 

Simak Itinerary 6 Hari Di Seoul Korea selatan



15. Kunci pintu digital
Semua rumah di Korea sudah tidak lagi menggunakan kunci pintu manual, melainkan menggunakan kunci pintu digital dengan isyarat angka, ada juga yang ditambah dengan scan telapak tangan atau sidik jari sebelum memejet isyarat angka.  

16. Cinta produksi dalam negeri

Orang Korea sangat cinta produk-produk buatan dalam negeri Korea. Barang-barang yang mereka pakai ya seputar produk Korea ibarat Samsung, LG, KIA, Hyundai, dll. Kecintaan mereka terhadap produk dalam negeri inilah yang menghantarkan Korea menjadi negara maju.

17. Air putih gratis
Warung atau restoran di Korea selalu menyajikan minum air putih gratis di setiap meja. Biasanya air putihnya dingin. Di beberapa warung ada juga dispenser yang kalau teko kau di meja airnya habis, dapat isi ulang sendiri di dispenser. 

 



Booking.com

 

 

Demikian ulasan mengenai Sedikit Fakta Wacana Mengenai Korea Yang harus Anda Ketahui , semoga bermanfaat ya, salam traveling.