Segar Banget! Berenang Di Kaki Gunung Manglayang

Kolam renang di Kampung Cijasirna, Kabupaten Bandung (Wisma/detikTravel)

Bandung – Ada rencana liburan ke Kabupaten Bandung? Jika bosan liburan ke tempat yang itu-itu saja, bak renang di kaki Gunung Manglayang ini sanggup jadi pilihan.

Cobalah bak renang yang satu ini. Lokasinya ada di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat tepatnya di kaki Gunung Manglayang.

Secara administratif bak renang ini ada di Kampung Cijasirna, Desa Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Namun letaknya tidak jauh dari perbatasan Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Untuk hingga ke objek wisata ini diperlukan waktu sekitar 30 menit perjalanan via Kecamatan Ujungberung-Pasir Angin atau Kecamatan Cibiru-Cilengrang I-Pasir Angin.

Kolam renang ini terletak di kaki Gunung ManglayangKolam renang ini terletak di kaki Gunung Manglayang (Wisma/detikTravel)

Kolam renang itu mempunyai tiga kolam. Satu bak untuk cukup umur sekitar 200 cm, bak 80 cm dan bak anak sekitar 30 cm. Suasananya sejuk, airnya cuek sebab orisinil dari mata air pegunungan Manglayang dan tempat ini cocok sekali bagi yang ingin menghilangkan penat di tengah rutinitasnya.

Salah satu pengelola berjulukan Neneng mengatakan, objek wisata ini sudah ada sekitar tahun 2007 lalu.

 

Baca artikel lainnya : 

Rasa Monas Di Malaysia

“Sudah ada hampir 10 tahun ke belakang,” katanya

Kolam berisi air alami dan tidak bau obat atau kaporit. Sebagian pengunjung yang tiba ke bak renang ini menyebutnya sebagai bak renang ‘No Kaporit’.

“Pengunjung setiap hari Minggu banyaknya, bisanya yang tiba wisatawan masih dari wilayah Bandung Raya,” ujar Neneng.

Untuk masuk ke objek wisata ini, wisatawan harus merogoh kocek Rp 5 ribu weekday dan Rp 10 pada weekend.

Airnya pribadi berasal dari gunungAirnya pribadi berasal dari muara di gunung (Wisma/detikTravel)

“Pemilik bak renang ini tinggalnya di Bandung, saya nunggu saja di sini dan uang karcis dipakai untuk perawatan dan dipakai untuk membayar buruh yang kerap membersihkan kebun pemilik kolam,” tutur Neneng.

Salah satu pengunjung asal Cianjur, Yogi Darwis (24), mengaku sering mengunjungi objek wisata tersebut.

“Saya tahu bak ini dikala masih kuliah di kawasan Cibiru. Meski kini sudah lulus, jikalau ke Bandung saya kerap meluangkan waktu untuk berendam di bak renang ini,” kata Yogi.

Bukan hanya itu, objek wisata ini menjadi tujuan rekreasi keluarga. Halaman di bak renang ini cukup luas sehingga pengunjung sanggup botram (makan bersama dalam Bahasa Sunda) dengan menggelar tikar atau botram di atas meja yang disediakan pengelola.