SHOPPING CART

close

Study Case Jika Tamu Hotel anda Terkena COVID-19 atau sakit ? Inilah Protokol Kesehatan Yang harus di lakukan

Study Case Jika Tamu Hotel anda Terkena COVID-19 atau sakit ? Inilah Protokol Kesehatan Yang harus di lakukan

Terkadang hal terburuk akan terjadi terutama saat bekerja di dalam sebuah hotel, pandemi corona sekarang tentunya membuat banyak orang merasa kawatir terutama yang bekerja dengan bertemu orang lain setiap harinya, itulah pentingnya selalu di lakukan training dan memiliki SOP yang tepat dalam bekerja terutama di sebuah hotel berikut adalah protokol kesehatan jika tamu hotel anda terkena covid-19 atau sakit.

Dibawah ini adalah study case jika tamu dam hotel terkena covid-19 ataupun sakit, contoh SOP menangani tamu sakit atau lainnya dengan menerapkan protokol kesehatan, contohnya adalah sebagai berikut :

Apa yang perlu diperhatikan oleh layanan kamar / Room Service?

  • Pastikan kebersihan dari tray dan trolley yang digunakan.
  • Gunakan sarung tangan dan usahakan untuk selalu menjaga jarak.
  • Disarankan untuk peralatan cuci piring dan linen di lakukan disinfeksi secara rutin. Selain itu peralatan makan juga disemprot cairan antiseptik dalam batas aman.
  • Staf harus menjaga kebersihan pribadi (mencuci tangan secara teratur, memakai masker, menerapkan etika batuk yang benar) seketat mungkin.

Jika melihat ada tamu yang sakit di dalam kamar, apa yang harus saya lakukan?

Staf hotel harus menginformasikan kepada manajemen atau resepsionis tentang insiden terkait, termasuk tamu yang mungkin sakit di kamar. Pihak hotel wajib menangani informasi ini terkait dengan bijaksana.

Bagaimana cara menangani calon tamu hotel yang diduga terinfeksi COVID-19?

  1. Jika tamu mengalami gejala infeksi pernapasan akut, harus segera mengurangi kontak dengan orang yang sedang sakit yang berada di tempat tersebut. Penerimaan tamu hotel harus mengikuti prosedur ketika melayani tamu yang terindikasi COVID-19.
  2. Jauhkan orang sakit dengan orang lain setidaknya 2 meter.
  3. Jika keadaanya mengharuskan orang yang sakit tidak dipindahkan ke lembaga medis, Manajemen hotel harus mempertimbangkan langkah-langkah yang sesuai dengan pelayanan terhadap orang yang dirawat di rumah sakit.
  4. Jika memungkinkan, tetapkan satu kamar isolasi untuk digunakan oleh orang yang sakit.
  5. Beri arahan kepada tamu hotel yang sakit untuk memakai masker medis dan melakukan etika saat batuk dan bersin. Jika tidak ada masker medis, sediakan tisu untuk tutup mulut dan segera buang tisu ke dalam kantong limbah pembuangan biohazard. Jika tidak ada kantong limbah pembuangan biohazard, sediakan kantong plastik utuh, segel, dan buang; lalu cuci tangan dengan sabun dan gosok tangan dengan air atau alkohol.
  6. Apabila orang yang sakit tidak memakai masker, staf hotel yang berinteraksi harus menjaga jarak dengan orang yang sakit kecuali mengenakan setidaknya memakai baju sekali pakai, sarung tangan, masker, dan pelindung mata (APD lengkap).
  7. Saat bertemu dengan tamu hotel sakit yang datang dari daerah yang terinfeksi, dan memiliki gejala demam, batuk terus-menerus, atau sulit bernapas, gunakan alat pelindung tambahan (disediakan dalam Universal Precaution Kit (set peralatan medis darurat)), termasuk masker, pelindung mata, sarung tangan, dan baju sekali pakai.

Baca : Aston Inn Gresik, Hotel Modern Dan Baru Buka Di kota Gresik

Bagaimana cara melepas APD yang telah dipakai saat berinteraksi dengan tamu yang terinfeksi?

  1. Untuk melepas APD dan menghindari kontaminasi. Pertama lepaskan sarung tangan dan baju APD, lalu cuci tangan; selanjutnya lepaskan masker dan alat pelindung mata, serta segera cuci tangan dengan sabun dan air atau antiseptik berbahan alkohol.
  2. Buang sarung tangan dan barang sekali pakai lainnya dengan benar, barang yang bersentuhan dengan tubuh orang sakit letakkan dalam kantong biohazard atau kantong plastik yang aman, yang akan dianggap sebagai limbah “biohazard”.

Apakah tamu hotel yang terinfeksi boleh tetap tinggal?

Jika orang yang terinfeksi adalah tamu hotel, tidak dianjurkan untuk tetap tinggal. Apabila disarankan tenaga medis untuk isolasi mandiri, maka perlu disiapkan satu kamar khusus untuk pasien tersebut. Pengantaran makanan untuk pasien dilakukan dengan meletakkan paket makanan di depan kamar dan menjaga jarak minimal 2 meter dengan pasien.

Bagaimana cara menangani tamu hotel yang terinfeksi sebelum dilakukan evekuasi ke Rumah Sakit?

  1. Orang tersebut dapat diisolasi di sebuah kamar untuk sementara waktu sampai intervensi dari otoritas kesehatan setempat, dengan catatan ruangan itu tidak digunakan bersama tamu lain.
  2. Tidak ada pengunjung yang diizinkan memasuki ruangan yang ditempati oleh tamu hotel yang terinfeksi.
  3. Tergantung pada ketersediaan kamar, jika ada orang yang menemani, harus dipindahkan ke kamar yang berbeda.
  4. Langkah-langkah untuk manajemen dapat merujuk pada pedoman WHO tentang perawatan di rumah untuk pasien dengan COVID-19 dengan gejala ringan

Apa yang harus dilakukan manajemen terhadap tamu hotel yang terinfeksi?

Untuk meminimalkan risiko kontaminasi tamu hotel lainnya atau staf hotel lainnya, tamu hotel yang memiliki gejala harus mengikuti instruksi manajemen hotel dan tenaga kesehatan. Diagnosa akan dinilai berdasarkan kondisi tamu yang memiliki gejala, dan jika memenuhi definisi kasus yang dicurigai, pindahkan ke fasilitas perawatan kesehatan yang ditunjuk.

Baca : Kontena Hotel – Hotel Unik dan baru Buka di Kota Batu Malang 2020

Apa yang dilakukan jika Manajemen hotel kontak langsung dengan tamu yang terinfeksi?

Manajemen hotel yang kontak langsung dengan tamu hotel yang sakit harus dilakukan penanganan sesuai dengan instruksi dari otoritas kesehatan. Otoritas kesehatan harus dengan cepat memperbarui laporan hasil pemeriksaan dan diserahkan kepada otoritas kesehatan regional/nasional untuk mengambil tindakan lebih lanjut. Untuk sementara, manajemen hotel tersebut perlu melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan menerapkan bekerja jarak jauh atau dari rumah (WFH).

Apa kategori orang yang pernah kontak dengan suspek pada industri akomodasi?

WHO mendefinisikan kontak sebagai orang yang mengalami salah satu dari paparan berikut selama 2 hari sebelum dan 14 hari setelah timbulnya gejala dari kasus suspek atau yang telah terkonfirmasi, diantaranya:

  1. Sahabat tamu atau orang yang memberikan perawatan yang memiliki kontak dekat dengan suspek
  2. Anggota staf hotel yang ditunjuk untuk merawat orang sakit, dan anggota staf hotel lain yang mungkin telah berhubungan dekat dengan orang sakit atau fasilitas yang mereka gunakan (mis. kamar mandi) atau barang-barang sehari-hari (mis. Linen dan pakaian bekas).

Apa yang dilakukan staf hotel jika melakukan evakuasi tamu yang terinfeksi?

Staf hotel yang terlibat dalam evakuasi suspek harus menerapkan pencegahan dan pengendalian infeksi sesuai dengan pedoman dari WHO. Mereka harus secara rutin melakukan kebersihan tangan dan memakai masker medis, pelindung mata, sarung tangan, dan baju sekali pakai ketika memuat pasien yang diduga COVID-19 untuk diangkut dalam ambulans. Mereka harus memastikan bahwa mereka membersihkan tangan mereka sebelum mengenakan APD dan setelah melepasnya.

Jika tamu suspek yang dievakuasi lebih dari satu, apakah APD dapat digunakan kembali?

Jika lebih dari satu suspek yang sedang diangkut, personel dan tenaga kesehatan harus mengganti APD mereka dari satu pasien ke pasien lainnya untuk menghindari kemungkinan kontaminasi silang antara suspek COVID-19. Mereka harus membuang APD bekas secara tepat dalam wadah dengan penutup sesuai dengan peraturan hotel dan peraturan nasional untuk limbah infeksius.

Apa yang dilakukan Manajemen Hotel pada kamar/ruangan yang ditempati oleh tamu yang sakit?

Manajemen hotel harus menyediakan layanan untuk pembersihan dan desinfeksi ruangan yang ditempati oleh tamu hotel yang sakit sesuai dengan prosedur, mengikuti protokol pembersihan dan desinfeksi untuk kamar dengan kasus suspek. Karyawan yang diinstruksikan untuk membersihkan dan mendisinfeksi kamar yang ditempati oleh orang yang sakit, wajib mengikuti protokol pembersihan dan desinfeksi untuk kamar suspek dan memperhatikan langkah-langkah perlindungan diri sendiri.

Jika tamu hotel yang menjadi suspek tidak dapat di evakuasi, apa yang harus dilakukan tamu hotel tersebut?

Suspek dengan gejala ringan dapat mengisolasi diri di dalam ruangan/kamar.

Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan tamu hotel yang suspek?

  1. Tamu hotel yang diduga COVID-19 harus tinggal di kamar individu, kecuali dalam kasus anak-anak atau orang yang membutuhkan pengasuh.
  2. Orang yang sakit tidak boleh menerima pengunjung, atau apabila mendesak, kunjungan harus dibatasi untuk hal yang sangat diperlukan dengan meminimalisir jumlah orang.
  3. Kunjungan dokter harus dilakukan di kamar orang sakit jika memungkinkan, untuk menghindari pasien pergi sendiri ke dokter.
  4. Tamu hotel yang suspek harus menerima makanan di kamar.
  5. Tamu hotel yang sakit tidak boleh berbagi kamar mandi dengan orang lain, dan mereka juga tidak boleh berbagi handuk, selimut, atau jenis pakaian apa pun dengan pengasuh mereka

Apa yang harus dilakukan Dokter oleh tamu lain yang menyertainya?

Dokter yang bertanggung jawab atas kasus ini harus memberikan informasi kepada keluarga dan orang yang menyertainya mengenai tindakan pengendalian infeksi yang harus mereka jalankan.

Baca : Wow! Ternyata Hotel Terbaik di dunia itu ada di Bali, Hotel Apa Dan Berapa Harga menginap semalamnya ?

Berapa orang yang dapat merawat tamu hotel yang suspek?

Hanya satu orang yang bertanggung jawab merawat orang yang sakit. Wanita hamil atau orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah yang disebabkan oleh COVID-19 seharusnya tidak berperan sebagai pengasuh

Apa yang harus dilakukan pengasuh tamu hotel yang suspek?

  1. Pengasuh harus mengambil tindakan pencegahan yang ketat, termasuk mengenakan APD, setiap kali mereka mendekati atau memiliki kontak langsung dengan tamu yang sakit.
  2. Pengasuh harus memantau sendiri jika muncul gejala, terutama demam dan batuk, dan mendapatkan pertolongan medis jika gejala tersebut muncul.

Apa yang harus dilakukan manajemen hotel pada pakaian dan linen kamar tamu yang suspek?

Pakaian tamu yang sakit, serta linen kamar yang ditempatinya, harus dicuci mengikuti prosedur yang berlaku. Sebagai tindakan pencegahan, barang-barang ini harus disimpan dan diangkut dalam kantong tertutup.

Apa yang harus diperhatikan pada kamar hotel tamu yang suspek untuk keselamatan staf hotel?

Kamar hotel harus diatur untuk memungkinkan staf hotel memakai APD dan memiliki ruang terpisah untuk tempat pembuangan APD bekas / yang terkontaminasi.

Apakah Manajemen hotel dapat memaksa tamu untuk tetap tinggal di kamar hotel?
Pihak hotel tidak dapat memaksa tamu, namun tamu wajib mengikuti instruksi dari tenaga medis.

Apa yang harus dilakukan jika ada staf hotel yang terinfeksi COVID-19?

  1. Jika seorang staf hotel melaporkan gejala gangguan pernapasan, pekerja harus segera mencari bantuan medis dan bekerja dari rumah selama 14 hari.
  2. Staf hotel harus tetap diisolasi di kamar yang sesuai untuk pelayanan medis.
  3. Staf hotel yang memiliki gejala harus diberikan tisu sekali pakai dan masker yang harus dipakai ketika bertemu dengan orang lain atau ketika harus pergi ke tempat umum.
  4. Staf hotel yang melaporkan diri bahwa mereka sakit gejala gangguan pernapasan harus disarankan untuk tetap di rumah dan mendapatkan bantuan medis.
  5. Staf hotel yang melaporkan diri dan terdiagnosis COVID-19 harus mengikuti instruksi yang diterima dari dokter, termasuk rekomendasi isolasi diri di rumah sampai gejala sepenuhnya hilang.

Contoh diatas diambil dari SOP beberapa hotel yang ada di Bali berdasarkan himbauan dari pemerintah dalam menangani penyebaran covid-19 dalam industri perhotelan 2020.

Baca artikel lainnya : Wisata Bandung Sky Walk Punclut – Cek Videonya di sini ya

Demikian ulasan mengenai study case jika tamu hotel anda terkena COVID-19 atau sakit ? Inilah Protokol Kesehatan Yang harus di lakukan. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Booking.com
Tags:

0 thoughts on “Study Case Jika Tamu Hotel anda Terkena COVID-19 atau sakit ? Inilah Protokol Kesehatan Yang harus di lakukan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

join.booking.com

Join With Our FB Page

Klook.com
Share!
%d bloggers like this: