SHOPPING CART

close

Tempat Wisata Sejarah Candi Prambanan di Klaten Jawa Tengah – Info Lengkap, lokasi dan Tiket Masuk terbaru

Tempat Wisata Sejarah Candi Prambanan di Klaten Jawa Tengah – Info Lengkap, lokasi dan Tiket Masuk terbaru

Daerah Jawa tengah memang menyimpan banyak sekali cerita sejarah pada saat jaman kerajaan jaman dahulu, masih ingat pada saat sekolah jaman dahulu kita selalu diajarkan mengenai kerajaan majapahit dan peninggalan sejarahnya beruba candi – candi salah satunya adalah candi Prambanan, ingin mengetahui lebih dalam mengenai candi sejarah ini simak tulisan kami mengenai tempat wisata sejarah Candi Prambanan di Klaten Jawa Tengah – Info Lengkap, lokasi dan Tiket Masuk terbaru

Tempat wisata yang satu ini menjadi sangat terkenal di jawa Tengah setelah tempat wisata warisan dunia Candi Borobudur tentunya, tepatnya di kecamatan Klaten jawa tengah, candi Prambanan merupakan kumpulan candi yang megah dan dipercaya kalau Candi Prambanan adalah peninggalan dari candi Hindu yang di bangun sejak abad ke 9 masehi. Saat liburan nanti jangan lupa untuk mampir kesini dan meliha sendiri kemegahan kekayaan dari indonesia yang sangat beragam ini.

Sejarah dari Candi Prambanan di Klaten Jawa Tengah

Sejarah dari candi Prambanan yang kami kutip dari situs wikipedia adalah candi Prambanan sendiri di bangun untuk menjadi tandingan dari candi borobudur yang memiliki pengaruh dari ajaran budha sendiri. Sebagaimana di ketahui bahwa Candi Prambanan adalah peninggalan dari agama hindu dimana sejarahwan lama menyatakan bahwa pembangunan candi megah agama hindu ini terjadi saat berkuasanya wangsa Sanjaya atas tanah di Jawa.

Jadi berdasarkan teori kembar dari 2 penganut keyakinan jaman dahulu dan saling bersaing yakni wangsa Sanjaya (penganut Hindu) dan Wangsa Sailendra (penganut Budha), candi prambanan merupakan tempat suci bagi pemeluk agama hindu dimana saat itu penganut hindu kembali berjaya di tanah jawa.

Candi Prambanan di bangun pada masa 850 masehi oleh Rakai Pikatan yang kemudian dilanjutkan lagi oleh Raja Lokapala dan raja Balitung Maha Sambu, dimana tujuan di bangunnya candi prambanan adalah sebagai tempat untuk memuja Dewa Siwa. Singkat cerita ditahun 930 masehi candi prambanan di telantarkan karena pusat kerajaan saat itu berpindah ke jawa timur oleh mpu sendok.

Pusat kerajaan berpindah ke jawa timur dikarenakan terjadi bencana gunung Merapi yang meletus yang memberikan dampak buruk sampai ke candi Prambanan, karena tidak di hiraukan lagi candi prambanan menjadi hancur dan runtuh, dan abad ke 16 candi ini pun hilang karena kejadian gempa bumi yang hebat.

Meskipun saat itu kawasan di candi prambanan tidak menjadi pusat dari agama hindu lagi namun warga di sekitar masih mengetahui dan ingat betul kalau candi prambanan merupakan candi yang bercorak dari agama hindu, warga lokal sana mengetahui tentang arca Dewi Durga yang ada dalam candi utamanya dan berangsurnya waktu menjadi cerita dongeng yang kita kenal sampai sekarang tentang legenda Roro jonggrang dan banyak dari masyarakat mengetahui nama lain dari candi prambanan disebut juga candi Roro Jonggrang sampai sekarang.

Candi Prambanan, Jawa tengah

Cerita rakyat (mitos ) mengenai Candi Prambanan

Setelah penemuan kembali tahun 1773 saat penjajahan Belanda dan di pugar kembali menjadi candi prambanan seperti sekarang mulai dari tahun 1918. Akibat penemuan kembali tentnag candi Prambanan banyak dari penduduk lokal yang tidak mengetahui latar belakang sejarah yang sebenarnya sehingga munculah cerita imajinasi yang menjadi cerita rakyat turun temurun yang sebenarnya tidak benar adanya namun cerita mitos ini sempat di filmkan di layar lebar di tahun 1990.

Baca : Villa Mewah Dekat Candi Borobudur Jogja – Villa Borobudur Resort

Candi Prambanan tidak terlepas dari cerita Roro Jonggrang

Kenapa Candi Prambanan disrbut juga dengan nama Candi Roro Jonggrang, dari cerita rakyat turun temurun bahwa dahulu kala hidup seorang raja dengan nama Prabu Boko yang memiliki seorang putri yang sangat cantik bernama Roro Jonggrang. Pada suatu saat Kerajaan yang di pimpin oleh Prabu Boko mengalami serangna oleh Pangeran Bandung Bondowoso dan akhir cerita Prabu Boko mengalami kekalahan dan sang raja pun tewas terbunuh.

Alhasil seluruh kerajaan diambil alih oleh pangeran Bondowoso dan Sanga Pangeran sangat mengagumi kecantikan paras dari sang putri Roro Jonggrang dan ingin memperistrinya.

Roro Jonggrang mengiyakan namun dengan syarat untuk membangun seribu candi dalam jangka waktu hanya semalam. Sang Pangeran yang terkenal akan kesaktiannya pun sanggup dan mengambil tantangan dari sang putri tersebut.

Saat membangun 1000 candi , pangeran bondowoso memerintahkan para jin untuk membangun candi sesuai permintaan roro jonggrang.

Saat pengerjaan candi, Roro Jonggrang merasa gelisah karena ternyata 1000 candi hampir selelsai di bangun dan dengan akalnya , sang puteri pergi menumbuk lesung agar para ayam mulai berkokok. Mendengar ayam berkokok para jin mengira bahwa hari sudah pagi hari dan matahari akan segera terbit, sehingga para meninggalkan pengerjaannya dan 1000 candi tidak berhasil rampung dalam semalam.

Akhirnya 999 candi saja berhasil dibangun dalam semalam dan Pangeran pun gagal memenuhi persyaratan dari Roro Jonggrang. Tapi alangkah murkanya sang pangeran ketika mengetahui kecurangan yang di buat oleh Roro Jonggrang sehingga pangeran pun mengutuk Roro Jonggrang menjadi candi yang ke 1000, hal ini lah makanya candi ini di sebut candi Roro Jonggrang atau lebih dikenal dengan nama candi Prambanan.

Dalam candi utama di Prambanan terdapat arca seorang gadis yang sering di kaitkan dengan sosok Roro Jonggrang namun para sejarahwan lamam mengetakkan arca tersbut adalah sosok Dewi Durga yang merupakan istri dari dewa Siwa dalam ajaran agama Hindu.

Cerita lain juga mengatakan bahwa Candi Prambanan sangat tidak boleh di kunjungi oleh para Pasangan khususnya yang belum menikah karena di takutkan hubungan mereka akan segera berakhir, namun itu semua hanya cerita mitos dan kembali ke diri masing -masing ya.

Baca : Wisata Melihat Sunset dan panorama Alam di Bukit Widodaren Di Wonogiri Jawa tengah – Lokasi dan Cara Menuju kesana

Mengenai Candi Prambanan

Candi Prambanan adalah sejarah nyata bahwa Indonesia ini memiliki kebudayaan yang beragam yang harus di jaga dan di pelihara oleh kita semua.

Oke teman traveler begitu keren juga cerita sejarah terbentuknya candi Prambanan di Klaten Jawa Tengah ini ya, saat berkunjung langsung ke Tempat Wisata Sejarah Candi Prambanan di Klaten Jawa Tengah kita akan melihat lebih detail mengenai dalaman dari keindahan candi hindu ini.

Candi Prambanan tidak terlepas dari cerita Roro Jonggrang / IG @kameratriwi

Candi Prambanan di bagi menjadi 3 zona yakni dari Pelataran Njobo (luar) , tengahan (bagian tengah) dan Njeron (bagian dalam) dengan penjelasan masing – masing

  • Pelataran Njobo : memiliki luas mencapai 390 m/segi, pelataran diambil dari Bhurloka yang mengandung arti Penuh dengan hawa nafsu yang terlihat dari kaki bangunan pelataran
  • Pelataran Tengah : memiliki luas sekitar 222 m/ segi, dengan 4 teras yang berundak – undak. Di setiap terasnya memiliki candi dengan ukuran yang sama, total ada 878 candi. Pelataran diambil dari Bhuvarloka dan terlihat dari tubuh candi. Bhurvaloka berarti alam tengah yang diisi oleh orang suci dan para dewa tapi bukan dari yang tertinggi
  • Pelatara Njeron : mengambil inspirasi dari svargaloka atau alam yang paling tertinggi dan tersuci, mengambil bentuk mahkota yang ada pada candi – candi di pelataran Njeron, disini lah terdapat 3 candi utama yang di anggap paling suci di antara candi lainnya.

Pada bagian Pelataran Njeron ini lah terdapat 3 candi utama dan paling suci, candi utama di Prambanan itu antara lain

1.Candi Dewa Siwa

Candi Dewa Siwa adalah candi yang terbesar dan paling tinggi dari seluruh bangunan yang ada di di Candi Prambanan, candi ini memiliki panjang 34 m/segi dan tinggi 43 m/segi dan terdapat Siwa di dalamnya.

Menurut ajaran agama Hindu, Dewa Siwa adalah dewa pelebur yang paling sakti dari ajaran trimurti. Candi ini memiliki 4 pintu masuk dan 5 ruang kamar, terdapat arca singa dan arca lokapala sebagai penjaga di semua pintu. Lokapal adalah dewa diseluruh penjuru mata angin seperti dewa indara, agni, Yama, baruna dan bayu.

Ada 4 arca yang bisa anda lihat dalam 5 ruang kamar candi Dewa Siwa yakni

  • Ruang kosong yang menuju ruang utama terdapat arca Dewa Siwa yang bersemayam di ruang tengah
  • Ruang bagian barat, ada arca dewa Ganesha yang merupakan anak dari dewa siwa dengan kepala gajah
  • Ruang bagian selatan, Arca resi Agastya (Bathara Guru) beliau adalah penganut Siwa yang sangat kuat.
  • Ruang selatan, ada arca durga Mahisasuramardhaniyang dipercaya wargaa setempat sebagai jelmaan dari kisah roro jonggrang, itulah kenapa candi prambanan di sebut dengan nama candi Roro Jonggrang.

Saat mengadakan tour keliling semua ruangan, kita akan melihat relief cerita kolosal dari Ramayanan saat melawan Rahwana. Sangat menarik sekali.

2. Candi Dewa Wisnu

Dewa Wisnu dalam ajaran agama hindu adalah dewa yang lemah lembut yang memlihara alam semesta berserta isinya, Dewa wisnu juga dipercaya pernah beberapa kali turun ke dunia sebagai anak manusia untuk menyelamatkan bumi dari bencana seperti cerita ramayana dan mahabarata.

Candi Dewa Wisnu di Prambanan terletak di bagian kiri dari candi dewa Siwa, candi nya memiliki 2 tingkatan dimana semakin keatas ukuran candinya semakin mengecil

Candi dewa wisnu berukuran 20 m X 20 M dan tinggi 37m2, candi ini memiliki arca Dewa wisnu dan reinkarnasi beliau sebagai Krisna

3. Candi Dewa Brahma

Dalam ajaran Trimurti terdapat 3 dewa utam yang disembah oleh umat hindu Dewa Siwa, Dewa Wisnu dan terakhir adalah Dewa Brahma sebagai dewa pencipta alam semesta ini, di Prambanan juga terdapat candi utama yakni candi dewa Brahma yang ada di bagian kanan dari candi dewa Siwa, candinya berukuran 20 m X 20 m dan tinggi 37m2

Terdapat arca dewa Brahma didalam candi dengan tinggi mencapai 2 meter, pada bagian luar candi terdapat relief lanjutan cerita ramayana

4. Candi Pendukung

Di candi Prambanan selain 3 dewa utama diatas, di sini juga dibuatkan candi – candi pendukung sebagai bentuk penghormatan dari ketiga dewa utama dari ajaran agama hindu yakni

  • Candi Wahana

Bisa di sebut sebagai candi tunggangan dari para dewa utama, candi wahana ini di bangun di depan candi dewa yang mereka layani seperti candi hamsa / angsa yang merupakan kendaraan dari dewa brahma, Candi Garuda sebagai wahananya dewa wisnu dan candi nandi (kerbau) yang menjadi kendaraannya dewa Siwa

  • Candi Apit

Candi Apit terdapat 2 buah di tempat wisata candi prambanan, mengadung pengertian mendampingi dan letaknya berada di bagian utara dan selatan dari candi utama. Seperti ditemukan relief yang dipercaya adalah dewi saraswati yang merupakan istri dari dewa brahma.

  • Candi Pendamping (Perwara)

Walaupun candi ini masih dalam pemugaran karena banyak yang sudah rusak, candi Pendamping ini menceritakan tentang susunan kasta umat hindu, total jumal candi pendamping (perwara) ada 224 unit dan masih dalam tahap pemugaran kembali.

Itulah penjelasan sedikit tentang candi – candi terutama yang menjadi candi utama atau topik utama dari pembangunan candi Prambanan di Klaten, jawa tengah. Tentunya teman traveler setelah membaca tulisan kami menjadi semakin penasaran untuk bisa mengujungi tempat wisata bersejarak yag sudah menjadi situs warisan dunia dari Unesco ini kan.

Baca : 10 Tempat Wisata Terbaru dan Ngehits di Pekalongan 2019

Cari hotel dekat Malioboro?

Klik here>>

Pertanyaan selanjut nya dimana lokasi dan berapa tiket masuk untuk pergi ke Tempat wisata Candi Prambanan ?

Lokasi dan Tiket masuk ke Candi Prambanan 2019

Banyak yang masih bingung dengan keberadaan dari Candi Prambanan tepatnya, ada yang bilang candi prambanan itu ada di Yogyakarta atau di jawa Tengah. karena luas candi Prambanan mencapai 39, 8 hektare jadi saat kesini kita juga harus kuat stamina sambil berkeliling melihat kemegahan dari candi ini.

Lokasi dari Candi Prambanan memang sangat lah unik , untuk lokasi memang berada di desa Bokoharjo, kec. Prambanan, Sleman Yogyakarta.

Tapi pintu gerbang untuk masuk ke tempat wisata sejarah dan budaya ini menuju kompleks candi berada di Desa TLogo, kec. Prambanan Klaten Jawa tengah.

Untuk lebih tepatnya bagi teman traveler yang berasal dari luar kota dan ingin kesini silahkan menggunakan google Maps yang koordinatnya sudah tepat sekali

Lokasi menuju Candi Prambanan lewat google maps, klik here

Harga tiket masuk ke candi Prambanan 2019

Harga tiket masuk ke candi Prambanan 2019

Untuk wisatawan lokal harga tiket masuknya sangat murah guys yakni :

  • Dewasa : Rp.40.000
  • Anak – anak : Rp.20.000

Wisatawan asing

  • Dewasa : $.18.00
  • Anak – anak : $.09.00

Tempat wisata hits dan kekinian di Jawa Tengah ini buka setiap harinya , dengan lokat masuk candi di buka dari jam : 06.00 am – 17.00

Fasilitas umum di candi Prambanan adalah

  • Tempat ibadah , di sekitar lokasi wisata candi prambanan terdapat masjid yang besar untuk menampung umat muslim yang ingin beribadat.
  • Tempat Parkir, jangan kawatir untuk membawa kendaraan pribadi karena tempat parkir di candi Prambanan cukup luas dan tertata rapi.

Ada satu lagi pertunjukan yang bisa disaksikan di tempat wisata Candi Prambanan ini yakni sendratari Ramayana yang berisi drama dan tarian tanpa berisi dialog, keindahan pertunjukan ini di tambahi dengan tata lampu yang keren sebagai latar belakang.

Pertunjukan Sendratari Ramayana diadakan di panggung terbuka saat tidak hujan , jam pertunjukan nya mulai saat malam hari dari 20.00 – 22.00 jadi jangan sampai terlewatkan ya.

Baca artikel lainnya : Daftar 20 Kuliner Murah dan Sedap Yang bisa anda Temui di Yogyakarta

Demikian ulasan mengenai Tempat Wisata Sejarah Candi Prambanan di Klaten Jawa Tengah – Info Lengkap, lokasi dan Tiket Masuk terbaru, semoga selalu bermanfaat. Terimakasih

Tags:

0 thoughts on “Tempat Wisata Sejarah Candi Prambanan di Klaten Jawa Tengah – Info Lengkap, lokasi dan Tiket Masuk terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published.

join.booking.com
Jasa transport di bali -17sekians
Share!