Objek Wisata Umbul Jumprit Yang Menarik dan Penuh Dengan Mistis Di Temanggung

Wisata Umbul Jumprit yaitu merupakan sebuah Objek wisata yang berada di Desa Tegalrejo, Kec Ngadirejo, Kab Temanggung. Dari puluhan bahkan mungkin ratusan tempat wisata yang indah di Kab Temanggung salah satunya yaitu wisata Umbul Jumprit. Mungkin tidak terlalu banyak yang mengetahui tempat wisata Umbul Jumprit yang indah ini, Karena tempat ini yang oleh masyarakat sekitar banyak di hubungkan dengan hal hal mistis. Simak Objek Wisata Umbul Jumprit Yang Menarik dan Penuh Dengan Mistis Di Temanggung
foto:/mytrip123.com
Objek Wisata Umbul Jumprit berada di lereng gunung sindoro di ketinggian 2100 mdpl dan menjadi tempat suci bagi umat Budha Indonesia, Setiap berlangsungnya upacara Trisuci Waisak di Borobudur, air suci keberkahan selalu diambil dari umbul Jumprit ini.
Wisata Umbil jumprit merupakan salah satu destinasi wisata alam terindah di Temanggung yang semakin hari semakin meningkat pengunjungnya, Sudah banyak wisatawan yang tiba ke tempat ini untuk menikmati destinasi wisata alam terindah di Kab Temanggung ini.
Banyak sekali para wisatawan yang tiba ke Umbul Jumprit untuk menikmati pemandian air jernih di Umbul Jumprit dan berziarah ke makam ki Jumprit. Wisata Umbul Jumprit ini diresmikan oleh pemerintah Kab Temanggung pada 18 Januari 1987 sebagai wanawisata di Temanggung, dan dibuka untuk umum.

Sejarah Dan Cerita Mistis Tentang Umbul Jumprit

foto:travelingyuk.com

Lokasi ini disebut sebagai tempat petilasan Ki Jumprit, yang konon juga dipercaya sebagai salah satu putera Prabu Brawijaya. Ia meninggalkan keraton untuk bertapa dengan ditemani seekor monyet berjulukan Ki Dipo.

Pada tamat Kerajaan Majapahit dan awal Kerajaan Demak, perseteruan politik antara anutan Siwa-Buddha dan agama Islam yang gres masuk dan menyebar di tanah Jawa mengakibatkan sebagian penganut Siwa-Buddha yang kalah dan tidak mau tunduk di bawah kekuasaan Demak menyebar dan mencari tempat terpencil. Pangeran Singonegoro yang merupakan salah satu penasihat Prabu Brawijaya V meninggalkan keraton bersama dengan dua pengawal dan seekor monyet putih berjulukan Ki Dipo menuju mata air yang sekarang dikenal dengan nama Umbul Jumprit.
Pangeran Singonegoro kemudian mempunyai gelar Panembahan Ciptaning dan ia bermeditasi di lokasi Umbul Jumprit sampai tamat hayatnya dan dimakamkan di sana. Ki Dipo terus menunggui makam tuannya sementara kedua pengawalnya berjalan menuju barat sebelum kesannya kembali lagi ke makam sampai maut mereka.
Sebelum tahun 1980,lokasi Umbul jumprit hanya diketahui kalangan tertentu. Pada awal 1980an, Umbul Jumprit mulai ramai dikunjungi peziarah yang mengunjungi makan Ki Jumprit dan mandi berendam di mata airnya. Akhirnya pada tahun 1987, Pemkab Temanggung tetapkan tempat ini sebagai tempat wanawisata atau “wisata yang tujuan atau sasarannya yaitu hutan.


Booking.com

Mitos yang paling terkenal yang ada di masyarakat setempat yaitu Populasi monyet di tempat Umbul Jumprit dipercaya sebagai keturunan Ki Dipo, yaitu monyet yang menemani Ki Jumprit bertapa, dengan seekor monyet betina dari Pegunungan Pleret. Jumlahnya yaitu sekitar 25-30 ekor dan dipercaya tidak pernah bertambah atau berkurang. Mandi ritual di Umbul Jumprit dipercaya sanggup menciptakan seseorang menjadi kekal muda dan menyembuhkan banyak sekali penyakit serta memberi berkah.
Demikian ulasan mengenai Objek Wisata Umbul Jumprit Yang Menarik dan Penuh Dengan Mistis Di Temanggung , yuk langsung ke lokasi ya