Umrah Gratis Bersama Wahana

matillah la haula wala kuwwata illa billah Umrah Gratis Bersama Wahana

Alhamdulillah wa syukurillah ‘ala ni’matillah la haula wala kuwwata illa billah, doa anak sholehah  insya Tuhan dikabulkan Tuhan SWT 🙂




Setahun lalu, dikala aku berada di Bandara King Abdul Azziz Jeddah hendak pulang ke Indonesia, terjadi percakapan antara aku dan seorang mitra yang berprofesi sebagai pengusaha kaya raya, seperti ini:

Kawan: “Tahun depan kita umrah lagi, yuk”
Saya: “Insya Allah, teh. Saya sih mau aja, tapi mesti nabung dulu, uang aku kan nggak banyak, nggak kaya teteh, uangnya nggak pake seri”.
Kawan: “Ya nggak apa-apa, pokoknya yakin aja dulu sanggup berangkat tahun depan.”

Alhamdulillah, siapa sangka Tuhan mengundang aku kembali ke Baitullah sempurna setahun kemudian dengan tanpa biaya!
YES, tanpa biaya alias GRATIS!

Gara-gara aku mendaftar haji plus dan dapet hadiah umrah, pas ada aktivitas promo dari Wahana Haji Umrah. 


Bukan sebuah kebetulan aku menemukan Wahana Haji Umrah ini. Perlu usaha yang panjang untuk memilah dan menentukan biro travel yang sesuai dengan selera saya.

Apa yang menjadi pertimbangan aku dalam menentukan biro travel haji & umrah?
1.   Pesawat mendarat di Madinah.
2.   Jumlah rombongan dalam sekali keberangkatan sedikit (tidak lebih dari 25 orang).
3.   Pelayanan transportasi selama di tanah suci dengan bus yang nyaman.
4.   Hotel yang higienis dan tidak jauh dari masjid.
5.   Didampingi oleh ustadz dan muthawif yang berpengalaman.
6.   Pelayanan manejemen dan kru yang baik dan kekeluargaan.
7.   Harga masuk nalar dan tidak menguras kantong.
8.   Itinerary tidak terlalu padat dan tidak meninggalkan yang wajib serta sesuai sunnah.
9.   Tidak ada kata ‘/(atau) setaraf’ dalam isu hotel dan maskapai penerbangan.
10. Mempunyai izin dari Kementerian Agama RI.
11. Bukan travel dengan konsep MLM.

Setelah muter-muter Kota Jakarta, keluar masuk biro travel dari yang kondang, super mahal hingga yang statusnya tak terdengar, ngumpulin brosur, meneliti itinerary, dan…..  akhirnya nyangkutlah aku di Wahana Haji Umrah.


Fasilitas apa yang aku sanggup sewaktu umrah kemarin?
1.   Penerbangan dengan maskapai Saudi Arabia, direct, mendarat di Madinah
2.   Hotel Al-Eiman Taibah di Madinah (hotel bintang 4, 150 m dari Masjid Nabawi)
3.   Hotel Makarim Ajyad di Makkah (hotel bintang 5, 10 menit jalan kaki ke Masjidil Haram)
4.   Koper ukuran cabin & tas kecil untuk paspor
5.   Baju seragam: abaya hitam (untuk wanita), baju koko & kain ihrom (untuk pria), Jaket
6.   Makan 3 x sehari + Snack Indonesia & air minum selama city tour
7.   Buku Panduan Umrah & Itinerary
8.   Manasik sebelum berangkat 2x
9.   Pendampingan dari kru, ustadz, dan muthawif sepanjang hari yang siap membantu kalau ada kesulitan
10. Bus Farouk Jamil Khooger dengan supir orang Indonesia untuk transportasi di Makkah-Madinah-Jeddah
11. Umroh 2x (wajib dan sunnah)
12. City tour di Makkah, Madinah, Jeddah
13. Handling bagasi
14. Pembukaan tabungan di BRI Syariah dengan ATM sebagai kartu alumni Wahana
15. Plakat
16. Air Zam-zam 5 liter
17. Pelayanan yang ramah dan kekeluargaan dari pihak manajemen, termasuk ustadznya
18. Penggunaan alat TGS (Tour Guide System) sehingga kita tetap sanggup mendengarkan doa dari muthawif dengan terang & muthawif tidak perlu teriak-teriak
19. Disediakan muthawifah untuk mengantar ke Raudhah bagi jamaah wanita
20. Jumlah jamaah dalam sekali keberangkatan maksimal 20 orang
21. Ada kajian selepas Ashar selama di tanah suci, tidak mengecewakan banget nambah ilmu
22. Ada kegiatan-kegiatan untuk para alumninya sehingga tetap terjalin silaturahim.


Alhamdulillah secara umum semuanya memuaskan, terutama bonusnya, pas di Jeddah mampir di Rumah Makan Indonesia ‘Garuda’ yang yummy tenan. Kita bebas milih hidangan makanan sesuai selera. he..he…

matillah la haula wala kuwwata illa billah Umrah Gratis Bersama Wahana



Saran dan kritik dari aku untuk kemajuan Wahana di kemudian hari:
– Kalau sanggup cari hotel yang lebih bersahabat lagi dengan masjid. Karena setiap menit perjalanan dari hotel ke masjid sungguh sangat berarti. Semakin bersahabat hotel, semakin banyak waktu kita untuk beristirahat & mempersiapkan perjalanan selanjutnya.
– Seragam untuk perempuan bagus, sebab tidak nampak menyerupai seragam umrah pada umumnya. Mungkin selanjutnya sanggup dibentuk dengan ritsleting depan, semoga kalau digunakan sholat tidak mencekik leher.
– Tetaplah membatasi jumlah jamaah dalam sekali keberangkatan maksimal 20 orang, semoga semua jamaah terlayani dengan baik, nyaman, dan lebih sanggup sempurna waktu. Karena hari gini tidak mengecewakan sulit menemukan travel umrah yang jumlah jamaahnya sedikit. Rata-rata sekali keberangkatan jumlahnya ratusan. Udah  mirip rombongan sirkus aja. hihihi
– Waktu pelaksanaan manasik kurang usang dan kurang detail terutama mengenai teknis ibadah & teknis perjalanannya. Mengingat tidak semua jamaah sudah paham wacana tata cara umrah/haji dan banyak juga yang gres pertama kali melaksanakan perjalanan jauh ke luar negeri. Karena yang aku lihat kemarin, banyak yang tidak faham antara pelaksanaan umrah dan ibadah sanggup bangun diatas kaki sendiri diluar umrah. 
– Perlu membawa P3K untuk obat standar (obat diare, obat maag, obat pusing, plester) semoga kalau sewaktu-waktu ada yang membutuhkan tidak perlu resah minta kesana kemari.
– Mungkin sanggup berhubungan dengan Bank Syariah lain selain BRIS, yang lebih flexible, sebab BRI dan BRIS ialah bank yang reputasinya tidak terlalu bagus, layanannya minimal dan banyak memungut biaya pada nasabah.
– Makan di hotel menunya mohon dipesan untuk berganti setiap hari semoga tidak bosan dan jamaah tidak lari makan mie instant 🙂
– Semoga tetap ada kru yang mendampingi setiap keberangkatan, untuk perempuan dan pria, semoga sanggup mendampingi jamaah yang membutuhkan bantuan/pendampingan (terutama untuk lansia) sehingga tidak mengganggu kenyamanan jamaah lain yang ingin khusyuk mandiri.


Semoga Wahana semakin meningkat kualitasnya. Sukses!