Wisata Alam Indah di Tebing Keraton Di Bandung

 Wisata Bandung kali ini merupakan wisata yang lumayan terkenal akan keindahan alamnya, bahkan tempat wisata ini menjadi jauh lebih terkenal karena spot foto background yang sangat indah, silahkan berkunjung ke wisata alam Indah di Tebing Keraton Di Bandung atau juga lebih di kenal dengan nama tebing instagram , tebing keraton berada di kawsan Dago dan menjadi sangat populer di kalangan banyak orang yang berwisata ke Bandung.

foto :www.dakatour.comc

Diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat , Bapak Ahmad Heryawan Senin ,2 Mei 2016. Tebing yang satu ini pada awalnya menjadi terkenal di kalangan para pecinta sepeda , alasannya yaitu mereka biasanya bersepeda dari Kota Bandung hingga ke Tebing Keraton. Jangsn lupa untuk mengunjungi wisata lainnya di bandung, macam  farm house lembang bandung

Asal Mula Nama Tebing Keraton

Dulunya masyarakat sekitar lebih mengenal tempat ini dengan nama Pasir/Cadas/Karang Jontor. Dinamakan demikian alasannya yaitu “pasir” dalam bahasa sunda berarti “bukit” dan “jontor” yang kalau diartikan ke Bahasa Indonesia berarti “bengkak ke depan” (maaf sedikit sulit mengartikannya , semoga para pembaca sanggup mendefinisikannya) atau kalau belum terbayang definisinya itu ibarat bibir habis terkena pukulan.

Namun pada sekitar Mei 2014 tebing ini bermetamorfosis nama Tebing Keraton. Lalu siapa pemberi nama ini? Penamaan tebing ini dilakukan atas inisiatif salah seorang warga sekitar berjulukan Kang Ase. Penamaan tebing ini juga tentunya tidak asal.

Terdapat 2 definisi wacana penamaan Tebing Keraton

Tebing Keraton yang kalau diartikan maka artinya mempunyai kemegahan , kemewahan , dan keindahan alam untuk dinikmati bersama atau Tebing Keraton yang kalau diartikan maka kerajaan mahkluk halus atau banyak sekali hal lainnya yang berbau mistis.

Kerasukan pernah terjadi kepada pengunjung tempat ini , dan bukan hanya sekali tetapi sempat beberapa kali. Konon ada mahkluk halus yang berbicara melalui perantara bahwa tempat ini harus diberi nama “Bukit Keraton” alasannya yaitu disana yaitu keraton/kerajaan para mahkluk halus.

Karena banyak sekali kisah mistis ini , Tebing Keraton juga bukan hanya dikunjungi oleh para pecinta alam tetapi juga oleh para pecinta mistis alasannya yaitu rasa ingin tau dan ingin tahu. Sempat ada komunitas mistis yang mengunjungi tempat ini untuk menguak misteri ini.

Menurut kisah yang saya baca dari salah satu situs pecinta mistis , perantara pertama yang kemasukan membenarkan bahwa tempat ini memang “Kerajaan Ghaib” tapi selanjutnya mahkluk tersebut memberikan pesan untuk tetap menjaga dan melestarikan tempat ini dan jangan melaksanakan hal-hal yang bersifat negatif.

Akhirnya berganti ke perantara selanjutnya , perantara kedua memberikan hal yang sama dan menambahkan bahwa pada jaman dahulu kala ada tempat yang dijadikan untuk semedi oleh salah satu Prabu. Tempatnya berada di bawah tebing disitu terdapat sebuah curug dan memberikan pesan yang hampir sama dengan perantara sebelumnya.

Namun pada perantara selanjutnya Kang Ase ingin mencoba berkomunikasi , tapi mahkluk yang memasuki badan perantara hanya tertunduk dan memberi hormat kepada Kang Ase mengucapkan maaf dan sehabis itu pamit.

Semua kisah diatas kembali pada kepercayaan agama masing-masing , namun saran penulis dimanapun kita berada di banyak sekali tempat wisata alam sebaiknya kita tetap menjaga dan menghormati kebudayaan dan kepercayaan dari masing-masing daerah.

foto:www.akarnews.com

Pesona Wisata Alam Tebing Keraton

Tebing Keraton berada pada ketinggian 1200 meter diatas permukaan maritim (mdpl). Ketika hingga diatas maka kita akan disuguhkan dengan pemandangan alam  Hutan Taman H.Juanda dengan pepohonan hijau yang menjulang tinggi. Tentu tidak hanya itu saja , kita sudah niscaya sanggup melihat kota kembang dari atas.

Selain itu kita sanggup melihat Tangkuban Perahu dari kejauhan , sangat indah sekali melihat Tangkuban Perahu , alasannya yaitu akan terlihat terperinci bagaimana bentuk dari bahtera yang terbalik. Penulis akan mengulasnya di kesempatan selanjutnya.

Tips Pemilihan Waktu Ke Tebing Keraton

Sedikit tips dari penulis bagi anda yang ingin mengunjungi salah satu wisata alam di Bandung , yaitu ketika matahari terbit dan matahari terbenam sebaiknya berkunjung pada demam isu kemarau. Untuk kenyamanan dan kemanan anda juga , alasannya yaitu kalau sewaktu berkunjung kemudian hujan tentunya anda harus membawa perlengkapan juga ibarat payung dan lainnya terlebih kondisi tanah yang lembap harus meningkatkan tingkat kewaspadaan anda supaya tidak terpeleset.

  1. Jika anda mengunjungi pada ketika matahari akan terbit , mungkin anda akan kesulitan untuk mendaki alasannya yaitu harus menggunakan alat penerangan ibarat senter atau sanggup juga dari gadget anda. Pengorbanan ini tidak akan percuma alasannya yaitu ketika matahari terbit dan anda sudah hingga diatas anda akan melihat matahari dari bawah mulai menyinari selah-selah pepohonan dan ibarat menyapu kabut.
  2. Jika anda mengunjungi pada ketika matahari akan terbenam , anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang berdasarkan penulis cukup romantis apalagi bersama pasangan di wisata alam Bandung yang sedang populer. Awan- awan akan terlihat kekuning – kuningan dan begitu juga dengan pemandangan pepohonan yang disinari dengan warna kuning. Lama – usang matahari akan kembali lagi ke tempat awalnya dan kabut – kabut tipis akan mulai terlihat.

Rute dan Trek Tebing Keraton 

  1. Arah di mulai dari Gerbang Tol Pasteur , alasannya yaitu gerbang tol yang satu ini tampaknya menjadi favorit bagi para pengunjung dari luar Bandung. Ketika keluar dari Gerbang Tol Pasteur lurus terus , nanti anda ambil arah untuk naik ke Jembatan Layang Pasupati lurus terus.
  2. Perhatikan disebelah kiri anda , alasannya yaitu nanti akan ada jalan untuk turun jembatan. Setelah turun jembatan kemudian anda lurus terus , ketika ada belokan kiri kemudian anda sanggup pribadi ambil kiri (belokan ini patokannya yaitu taman jomblo , akan terlihat disebelah kanan anda). Selanjutnya ada lurus terus saja mengikuti jalan , hingga nanti anda akan melihat McDonalds Simpang Dago disebelah kiri.
  3. Setelah anda melihat McDonalds Simpang Dago berarti rute yang anda lalui sudah benar , darisana anda masih lurus terus nanti anda akan melihat Sheraton Bandung Hotel & Towers di sebelah kanan anda. Lanjut perjalanan lurus lagi.
  4. Selanjutnya anda akan melihat Terminal Dago , tidak jauh didepannya akan ada jalan bercabang. Ambil yang kanan untuk menuju ke arah Bukit Dago Pakar. Tidak jauh beberapa ratus meter anda akan bertemu jalan bercabang lagi masih ambil percabangan jalan yang kanan.
  5. Selanjutnya anda akan melihat Indomaret di sebelah kiri anda , tidak jauh dari Indomaret ada belokan ke kiri. Anda belok kiri disana , belokan tersebut mengarah ke Taman Hutan Raya Ir.H.Juanda. Hati – hati setelahnya alasannya yaitu anda akan bertemu tanjakan dan setelahnya bertemu parkiran Taman Hutan Raya. Masih lurus terus lanjutkan perjalanan.
  6. Pelankan laju kendaraan , alasannya yaitu tidak jauh anda akan melihat jalan bercabang berdekatan dengan warung. Ada petunjuk jalan ke kanan untuk ke Bukit Dago Pakar Utara. Anda belok kanan.
  7. Selanjutnya tanjakan akan semakin menanjak dan jalanan aspal yang rusak , jadi tingkatkan kewaspadaan anda. Lurus terus hingga bertemu Warung Bandrek atau biasa disingkat “Warban”. Jika anda membawa kendaraan roda empat maka biasanya anda hanya akan sanggup hingga sini dan naik ojeg keatas dengan tarif sekitar Rp. 50.000 (silahkan bernegosiasi) , atau sanggup jalan kaki sekitar 2 Km lagi.
  8. Lalu lurus lagi anda akan mulai melihat pemandangan pepohonan hijau dan beberapa pemukiman warga. Lalu tidak jauh akan ada belokan ke kiri sedikit curam dengan papan penunjuk sementara. Jika anda sudah menemui jalanan berbatu dan sangat curam makan hanya tinggal 100 meter lagi akan bertemu gapura pintu masuk wisata alam Tebing Keraton. Jika anda kurang terperinci , sanggup menggunakan alam penunjuk ibarat google maps atau yang lainnya.

Alamat Lokasi dan Informasi

Alamat : Kampung Cihargem Puncak RW.11 , Desa Ciburial , Kecamatan Cimenyan , Dago , Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Koordinat Google Maps: -6.8351800 , 107.6634118
Jam Operasional : 24 Jam

 


Baca artikel lainnya :

4 Museum Di Singapura Yang Patut Dikunjungi Saat berlibur Nanti


 

Harga Tiket Masuk dan Parkir 

foto:travel.detik.com/

Harga tiket untuk wisatawan lokal Rp. 11.000 , sementara untuk wisatawan abnormal Rp. 76.000.
Parkir motor Rp. 5.000 dan parkir kendaraan beroda empat Rp. 10.000. Biaya camping Rp. 40.000 (membawa peralatan tenda sendiri) , kalau anda tidak ingin membawa peralatan dan sebagainya anda sanggup membayar Rp. 140.000 biaya tersebut sudah termasuk tiket , sarapan , tenda , dan alat penerangan.

Demikian ulasan mengenai Wisata Alam Indah di Tebing Keraton Di Bandung , semoga bermanfaat ya.

Tags: